2 Kapal Pelayanan Rakyat Tiba di Kaltara

Keterangan foto : Kapal Pelayanan Rakyat / Kapal Pelra (ilustrasi)

2 dari 3 unit kapal pelayaran rakyat (Pelra) bantuan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara telah tiba. Dijelaskan kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid, bantuan kapal Pelra ini disalurkan ke Kabupaten Tana Tidung (KTT), Nunukan dan Provinsi Kaltara masing-masing 1 unit.

“Kapal Pelra yang sudah tiba itu, untuk Kaltara dan Tana Tidung masing-masing 1 unit. Sementara untuk Nunukan belum tiba karena beda galangan,” kata Taupan, Senin (16/9/2019).

Setelah kapal bantuan tersebut diserahkan kepada penerimanya, ungkap Taupan, maka pengelolaannya akan menjadi tanggung jawab penuh penerima. “Untuk teknis pengelolaanya tergantung dari kebijakan kepala daerahnya masing-masing. Untuk Provinsi Kaltara, akan dikelola Dishub,” jelasnya

Diketahui, dalam pengoperasiannya, kapal Pelra tersebut nantinya akan digunakan untuk mengangkut barang, penumpang juga untuk kepentingan dukungan pengembangan kepariwisataan.

“Saya berharap bagi daerah yang menerima bantuan ini dapat memeliharanya dengan baik sehingga dapat dipergunakan untuk konektivitas barang dan penumpang agar perekonomian daerah lancar dan meningkat,” urai Taupan.

Secara teknis, kapal Pelra sendiri memiliki dimensi ukuran 35 Gross Tonnage (GT) dengan kapasitas angkut 24 penumpang, denagn kecepatan kapal 9 knot. Kapal ini juga mampu mengangkut 10 ton barang, dan memiliki 5 orang awak kapal. Selain itu, kapal ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas peralatan keselamatan yang cukup lengkap.

“Seperti life jacket, perlengkapan pencegahan kebakaran, perlengkapan navigasi, radio komunikasi dan pencegahan pencemaran, serta tetap memperhatikan aspek kenyamanan penumpang,” pungkasnya

Kapal Pelra merupakan moda transportasi laut yang difokuskan untuk membangun konektivitas antar pulau. Kapal Pelra kemudian diserahkan ke daerah dengan status hibah dan difungsikan untuk pelayanan masyarakat.

Diketahui, Kapal Pelra mampu melaju dengan kecepatan 9 Knot. Kapal jenis ini dapat digunakan untuk memuat penumpang, barang maupun berbagai kebutuhan masyarakat di daerah.

Pada Tahun 2018 Kementerian Perhubungan membangun 100 unit kapal pelra dengan total alokasi anggaran sebesar Rp. 250 Miliar. Selain itu, dalam waktu dekat Kemenhub juga akan menghibahkan 24 unit kapal pelra berukuran 35 GT kepada Pemerintah Daerah yang dibangun tahun 2017 sejak Agustus, yang mana hibah kepada Pemda ini juga untuk meningkatkan peran serta pemerintah daerah dalam pelayanan transportasi angkutan laut bagi masyarakat lokal di wilayahnya baik untuk penumpang, barang maupun wisata.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR