72.811 WNI Di Tawau Akan Gunakan Hak Pilih Pada Pemilu 2019

Menjelang berlangsungnya pesta Demokrasi (Pemilihan Umum) yang akan digelar 17 April 2019 mendatang, Konsulat RI di Tawau, Sabah-Malaysia gencar melakukan sosialisasi Pemilu untuk warga negara Indonesia (WNI) yang terdaftar sebagai peserta Pemilu serentak 2019. Ada sekitar 72.811 WNI di Tawau akan gunakan hak pilih pada Pemilu 2019.

WNI tersebut sudah masuk dalam DPT dan DPK, dan tercatat sebagai pengguna Hak Pilih pada Pemilu April mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala perwakilan RI Tawau, Sulistijo Djati Ismojo melalui bagian Penerangan Sosial Budaya Konsulat RI – Tawau Firma Agustina.

Firma menjelaskan, sosialisasi diharapkan untuk meningkatkan partisipasi pemilih saat pemungutan suara. Menurutnya, sosialisasi itu dilakukan dengan penuh integritas, tanggung jawab, profesional dan tetap menjaga netralitas, demi kemajuan dan suksesnya pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

“Menurut PPLN Tawau yang telah menetapkan DPT nya  tanggal 15 Desember 2018, tercatat sebanyak 71.990 pemilih telah terdaftar pada DPT, sedangkan menurut data pada tanggal 18 Maret 2019, terdapat 821 pemilih terdaftar pada Daftar Pemilih Khusus (DPK) untuk wilayah kerja PPLN Tawau,”ujarnya sebagaimana dikutip dari Kabar Utara, Rabu (20/03/2019).

Firma mengatakan, sosialisasi dilakukan agar hak memilih warga dapat terakomodasi dengan baik. Menurutnya, WNI di luar negeri perlu diberi sosialisasi yang jelas sebelum pemilu serentak 2019. Suara WNI termasuk di Tawau Malaysia dalam Pemilu sangat krusial dalam menentukan masa depan Indonesia dan juga dalam memilih anggota DPR, Presiden dan Wakil Presiden.

Selain intens melakukan sosialisasi kepada peserta Pemilu, KRI juga melakukan pelantikan dan Bimbingan Teknik Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) wilayah Sandakan dan Lahad Datu.

Sulistijo Djati Ismojo selaku Kepala KRI Tawau menyampaikan harapannya kepada Petugas KPPSLN untuk dapat menjalankan tugas dengan baik. Untuk itu, para petugas perlu memahami dan mempelajari semua kesiapan yang nantinya dilaksanakan guna memudahkan penanganan masalah/kendala-kendala teknis yang terjadi saat pelaksanaan penyelenggaraan pemungutan suara.

“Petugas KPPSLN merupakan ujung tombak penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 untuk selalu berpedoman pada azas PEMILU yang LUBER & JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia Jujur dan Adil) dalam melaksanakan tugas sebagai petugas KPPSLN KSK di wilayahnya masing-masing saat penyelenggaraan pemungutan suara dilaksanakan.”Djati berpesan.

Sebagai bagian dari PPLN, para petugas KPPSLN diminta untuk dapat lebih aktif mensosialisasikan kegiatan-kegiatan Pemilu, Disampaikan pula teknis/tatacara pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan pemilih yang masuk Daftar Pemilih Khusus (DPK) serta mengingatkan akan keterbatasan surat suara yang hanya 2%. Untuk itu petugas KPPSLN harus dapat memahami semua alur kegiatan dan persyaratan yang ditentukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Djati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada para WNI di wilayah kerja KRI Tawau yang telah bersedia menjadi petugas KPPSLN untuk berperan dan berkontribusi dalam penyelenggaraan pemungutan suara di TPSLN maupun KSK, dan berharap agar mereka selalu menjaga komitmen yg tinggi dalam menjalankan tugasnya.

“Sudah seharusnya semua bekerja sama sebagai Tim yang solid, penuh integritas, tanggung jawab dan cermat dalam melaksanakan rangkaian kegiatan pemungutan suara dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah/janji yang telah diucapkan serta berkomitmen untuk bersama-sama menjadi bagian dalam penyelenggara guna menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019.”katanya.
Pemilihan Umum dapat diikuti oleh semua WNI di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) pada tanggal 14 April 2019 mulai pukul 08:00 s/d pukul 18:00. Terdapat 35 TPSLN di wilayah Tawau, 4 TPSLN di wilayah Lahad Datu, 2 TPSLN di wilayah Kunak, 1 TPSLN di wilayah Semporna dan 1 TPSLN di wilayah Bombalai.

Seluruh WNI yang sudah masuk dalam DPT pada TPSLN dapat melakukan pemungutan suara pada tanggal 14 April 2019, dan bagi pemilih yang sudah masuk dalam DPT pada KSK, petugas KPPSLN/KSK akan mendatangi pemilih/meminta pemilih berkumpul pada lokasi tertentu untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 8,9 dan 10 April 2019.

Sedangkan bagi pemilih yang belum masuk DPT, apabila dapat memenuhi persyaratan memilih berupa dokumen asli yang diterbitkan Pemerintah Indonesia, dapat memilih setelah mendaftar pada DPK ( Daftar Pemilih Khusus). Sesuai peraturan yang berlaku, pemilih DPK dapat dilayani 1 jam sebelum TPSLN ditutup (pukul 17:00) jika Surat Suara pada TPSLN yang dituju masih tersedia.

Diketahui, terdapat total 252 KSK yang akan diselenggarakan oleh PPLN Tawau, sebanyak 50 di Tawau, 8 di Semporna, 139 Lahad Datu, 28 Sandakan dan 9 di Kalabakan.

Untuk mendukung pelayanan di TPSLN dan KSK tersebut, PPLN Tawau telah merekrut sebanyak 975 Petugas KPPSLN. Sebanyak 150 petugas KSK dan 105 petugas TPSLN ditambah 4 petugas ketertiban bertugas di Tawau, 24 petugas KSK dan 5 petugas TPSLN bertugas di Semporna, 54 petugas KSK dan 10 petugas TPSLN bertugas di Kunak, 417 petugas KSK dan 20 petugas TPSLN di Lahad Datu dan 27 petugas KSK dan 5 petugas TPSLN di Kalabakan, serta 84 petugas KSK di Sandakan.

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR