90 Orang Tewas Dalam Badai Tropis di Filipina

Badai Tropis di Filipina yang menyebabkan banjir dan tanah longso, pada Jumat (23/12/2017) malam, telah menewaskan sedikitnya 90 orang dan puluhan orang dinyatakan hilang. Foto,Reuters

Sedikitny 90 orang dikabarkan tewas dan puluhan lainya luka-luka serta puluhan orang belum diketemukan dalam musibah Badai Tropis di Filipina pada Jumat (22/12/2017) malam. Menurut para pejabat setempat, semua korban jiwa berada di pulau Mindanao, Filipina selatan.

“Kami masih berupaya mengkonfirmasi laporan mengenai sebuah desa pertanian yang terkubur tanah longsor,” ujar Ryan Cabus, pejabat di kota Tubod seperti dilansir dilansir dari Reuters,Sabtu (23/12).

Ryan Cabus juga mengungkapkan bahwa saat ini jaringan komunikasi dan listrik ke wilayah bencana juga terputus, sehingga mempersulit upaya penyelamatan.

“Saat ini para pekerja emergensi, tentara, polisi dan relawan tengah dikerahkan untuk melakukan pencarian korban selamat dan membersihkan puing-puing, serta memulihkan jaringan komunikasi dan listrik,” imbuhnya.

Dari data yang tercatat, korban jiwa dilaporkan berada di berbagai tempat , diantaranya di kota Tubod sebanyak 39 orang, El Salvador dan Munai di provinsi Lanao del Norte. Sedangkan provinsi Zamboanga del Norte, 30 orang dilaporkan tewas di kota Sibuco dan 6 orang tewas di Salug.

Tiga orang lainnya dilaporkan tewas di provinsi Bukidnon. Sementara menurut para politisi di provinsi Lanao del Sur, 7 orang juga tewas tenggelam akibat banjir bandang di wilayah itu dan sebanyak 64 orang lainnya dilaporkan hilang.

Sementara itu, Badan prakiraan cuaca Filipina menyampaikan bahwa badai berasal dari atas Laut Sulu dan menghembuskan angin berkecepatan 80 km/jam, yang bergerak ke arah barat dengan kecepatan 20 km/jam. Hingga Sabtu (23/12/2017), angin masih berhembus kencang dan diperkirakan baru akan reda pada Senin (25/12/2017) mendatang.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR