Akar Rumput PDIP Kota Bogor Ogah Dukung Bima Arya

Bima Arya dan Dadang Iskandar Danubrata (Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor) serta Untung Maryono (Ketua DPRD Kota Bogor) saat menghadiri acara Bogor Music Festival di GOR Pajajaran, beberapa waktu lalu. (Foto : eko octa /indeksberita.com)

BOGOR – Rumor Bima Arya Sugiarto membangun kedekatan komunikasi politik dengan PDI Perjuangan Kota Bogor untuk mencari dukungan politik di Pilkada 2018 mendatang ternyata sudah tersiar luas di kalangan akar rumput. Sejumlah pengurus di partai berlambang banteng moncong putih ini banyak yang tahu, politisi PAN yang kini menjabat Walikota Bogor ini berencana akan kembali maju di panggung pilkada mendatang melalui PDI Perjuangan Kota Bogor.

“Saya menyayangkan bila PDI Perjuangan Kota Bogor harus mengusung Bima Arya. Hati kecil saya menolak. Apalagi nantinya kalau berpasangan dengan figur dari PDI Perjuangan. Menurut saya, tidak elok kalau PDI Perjuangan Kota Bogor usung Bima Arya,” tukas Anda Suhanda, Pengurus Anak Cabang (PAC) Bogor Tengah, Kota Bogor, saat diwawancarai indeksberita.com, Jumat (10/6/2016).

Keterangan serupa disampaikan Yanti, sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Bogor. Secara gamblang, ia mengatakan, Bima Arya tidak perlu melamar ke partainya sebab, publik banteng moncong putih ini sudah pasti banyak yang menolak.

“Dengan adanya isu terkini soal kasus penggelembungan lahan Jambu Dua, juga dengan kurang berhasilnya menata kota dan memajukannya, saya pikir konstituen PDI perjuangan Kota Bogor akan berpikir kalau harus mengusung Bima. Saya sendiri sangat tidak sepakat,” lugasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Untung Maryono juga memberikan sinyal tidak setuju jika Bima Arya maju dari partainya.

“Saya pikir masih lebih baik Diani Budiarto, mantan walikota sebelumnya yang diusung,” singkat politisi yang juga mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor.

Hal yang sama juga disampaikan kader lawas yang pernah turun ke jalan saat meletus kasus Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli) pada tahun 1996 di Diponegoro, Jakarta, Dedi Kurniawan.

“Apa nilai lebihnya Bima Arya? Apa dia sukses pimpin Kota Bogor? Kita partai pemenang pemilu. PDI Perjuangan Kota Bogor bukan punya Bima, atau sahabat dekatnya Bima. Saya tidak sepakat bila partai saya harus bergandengan dengan Bima Arya,” cetus Dedi.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata saat akan dikonfirmasi, tidak diperoleh jawaban dari telepon selulernya.

Sebagaimana diketahui, Politisi PAN yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPP partai berlambang matahari terbit itu belakangan disebut-sebut mulai meratap dukungan ke PDI Perjuangan Kota Bogor. PAN yang pada pileg 2014 yang hanya mengantongi suara 5.85 persen jelas ingin langkah Bima Arya mulus kembali menjadi walikota pada periode mendatang.

Satu-satunya cara yang dibidik yakni dengan menempel PDI Perjuangan, partai pemenang pemilu di Kota Bogor dengan perolehan suara 18.75 persen. Bima sendiri sepertinya sudah menghitung, dengan konfigurasi PDI Perjuangan dan PAN, sudah mengantongi lebih dari 20 persen sebagaimana yang diisyaratkan KPU untuk maju ke panggung pilkada. (eko)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR