APBD Nunukan 2018 Gagal Disepakati, DPRD Persilahkan Bupati Terbitkan Perbub

Keterangan Foto: Ketua DPRD Nunukan, Danni Iskandar

Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Nunukan dan DPRD Kabupaten Nunukan belum menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nunukan tahun 2018. Alasan APBD Nunukan 2018 gagal disepakati oleh DPRD, karena masih munculnya item-item yang dirokemandasikan kepada Pemda untuk di coret, ternyata masih ada di KUA PPAS.

Terkait berita yang beredar bahwa apabila tidak ada kesepakatan tentang APBD 2018 Bupati dapat menerbitkan Peraturan Bupati (Perbub) Nunukan tentang APBD 2018, Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Danni Iskandar mempersilahkan Bupati untuk menerbitkan Perbub tersebut apabila bertujuan demi kesejahteraan rakyat.

“Kalau memang Peraturan Bupati ini demi masyarakat, kami rela. Silahkan saja pakai peraturan kepala daerah. Tidak masalah,” ujarnya ,Senin (1/1/2018).

Danni mengakui bahwa keterlambatan pengesahan APBD 2018 Kabupaten Nunukan akan berdampak pada upaya pemenuhan hak-hak ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Karena dalam aturan, APBD harus sudah disahkan paling lambat satu bulan sebelum tahun anggaran dilaksanakan. Namun ia juga meminta agar kesalahan tidak dibebankan kepada DPRD.

“Jangan lupa, siapa yang sengaja atau memang lambat menyerahkan kepada kami? Siapa yang tidak mau merevisi anggaran yang kurang penting?” ungkap Politis Partai Demokrat tersebut.

Walaupun pihaknya mempersilahkan Bupati Nunukan untuk menerbitkan Perbub ABPD 2018, Danni justru mempertanyakan apakah Pemerintah Kabupaten Nunukan mampu untuk menjalankan kebijakan tersebut. “Sangup tidak kalau pakai Perbub?,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, apabila Peraturan Bupati (Perbub) APBD 2018 diterbitkan, maka akan ada kegiatan-kegiatan dan program yang terpotong dan juga akan berimbas pada gaji Bupati maupun anggota DPRD. Untuk itu Danni berharap Pemerintah Kabupaten Nunukan agar bijak dalam mengambil keputusan dan juga tidak menjadikan sebagai alasan untuk menyalahkan DPRD.

“Jangan kesannya lempar batu sembunyi tangan cuma untuk urusan politik. Jangan sampai mengorbankan masyarakat,” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR