BEM IPB Desak Jokowi Batalkan Kenaikan Tarif Listrik dan STNK

BOGOR – Sejumlah mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jabodetabek akan melakukan Aksi Bela Rakyat 121 pada 12 Januari 2017 di depan Istana Merdeka, Jakarta. Salah satu diantaranya IPB yang menolak kenaikan tarif listrik, kenaikan biaya STNK dan BPKB.

“Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh IPB menyatakan menolak dengan sangat tegas pencabutan subsidi listrik untuk rumah tangga golongan 900 VA yang berakibat besarnya tarif listrik yang harus dibayar oleh masyarakat,” ujar Panji Laksono, Presiden Mahasiswa Keluarga Mahasiswa IPB, Rabu (11/1/2017).

Dikatakan Panji Laksono hasil koordinasi dan komunikasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di berbagai daerah, akan melakukan aksi penolakan kebijakan pemerintah tersebut.

“Disamping itu, pemerintah juga mengeluarkan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia yang merupakan perubahan dari PP Nomor 50 Tahun 2010. Kami, BEM IPB menyatakan sikap menolak pencabutan subsidi listrik untuk rumah tangga golongan 900 VA yang berakibat besarnya tarif listrik yang harus dibayar oleh masyarakat,” tukasnya.

Penolakan juga disampaikan terkait kenaikan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diberlakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia

“Ini jelas membebankan rakyat. Kami akan mendesak Jokowi-JK untuk mencabut PP Nomor 60 Tahun 2016 yang menyengsarakan rakyat,” pungkasnya. (eko)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR