Bentuk Gannas Annar, MUI Siap Bantu BNN Untuk Menanggulangi Narkoba

Isu narkoba menjadi persoalan serius bangsa ini dan menjadi salah satu prioritas Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk segera ditangani. Salah satu bentuk partisipasi MUI adalah dengan membentuk Komite Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas Annar). Bersama dengan BNN, komite ini akan segera bergerak bersama sehingga penanggulangan narkoba kian gencar.

Gerakan ini timbul karena panggilan hati dari para ulama dari seluruh Indonesia melalui Musyawarah Nasional MUI beberapa waktu lalu. Dari hasil Munas tersebut, muncul kebulatan tekad yang sama dari para ulama seluruh nusantara untuk menangkal ancaman narkoba.

Untuk mengoptimalkan langkah penanggulangan narkoba ala Ganas Annar, tentu pihaknya harus menjalin kerja sama yang konkret dengan Badan Narkotika Nasional sebagai ujung tombak penanggulangan narkoba di Indonesia.

Ditemui usai audiensi, KH Sodiqun, Ketua 8 Bidang Seni dan Budaya MUI, mengatakan dalam waktu dekat ini, MUI akan menggandeng BNN dalam upaya optimalisasi peran  para ulama dalam upaya menyelamatkan generasi bangsa dari persoalan narkoba.

“MUI akan menggelar Mudzkaroh Nasional Anti Narkoba yang melibatkan para tokoh agama dan juga mahasiswa serta tokoh masyarakat, dan kami sangat berharap, Kepala BNN bisa memberikan pencerahan tentang persoalan narkoba yang terjadi saat ini dalam kesempatan tersebut”, ungkap KH Sodiqun kepada reporter Humas BNN, di kantor BNN, Jakarta (13/6).

Ketika ditanyakan tentang esensi dari kegiatan Mudzakaroh Nasional tersebut, Wakil Sekjen MUI, Rofiqul Umam, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Ganas Annar mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas persoalan negara yang sangat penting secara terfokus.  Dalam pertemuan tersebut, masalah narkoba menjadi pembahasan utama sehingga MUI meminta BNN untuk memberikan gambaran yang mendetail tentang persoalan narkoba di negeri agar para ulama dapat memahaminya secara komprehensif.

“Melalui momentum itu pula, kami akan kuatkan kerja sama antara MUI dengan BNN melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU,” pungkas Rofiqul.

Menanggapi antusiasme MUI dalam peran serta penanggulangan narkoba, Kepala BNN, Budi Waseso mengungkapkan apresiasinya yang tinggi. Menurut Kepala BNN, peran serta elemen penting seperti MUI membuat pihaknya makin lebih bersemangat untuk menuntaskan masalah narkoba di negeri ini.

“Dukungan komponen masyarakat seperti MUI ini menjadi sebuah vitamin bagi BNN untuk terus berkinerja lebih optimal”, ujar Kepala BNN usai bertatap muka dengan para tokoh MUI di kantornya.

Terkait optimalisasi para ulama dalam menyampaikan informasi bahaya narkoba, Buwas mengatakan pihaknya telah menyusun buku dakwah yang nantinya akan dijadikan pedoman para ulama untuk memberikan ceramah bermuatan anti narkoba kepada para jamaahnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR