Berkah AADC 2 Untuk Wisata Jogja

Aadc2.com

Yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata kedua di Indonesia setelah Pulau Bali semua orang tahu. Tetapi tak banyak yang tahu sebuah film nasional bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisata di suatu destinasi pelancong. Ya, fenomena kesuksesan film Ada Apa Dengan Cinta 2 berdampak pada dunia wisata di Jogja (dan Magelang, Jawa Tengah).

Kesuksesan AADC 2 sudah banyak diulas, dari jumlah penonton yang sudah melampaui 3 juta penonton, pendapatan dari iklan dan produk pendukung film tersebut, sampai strategi marketing film produksi Miles Films pimpinan Mira Lesmana ini. Mari kita ulas dampak AADC 2 terhadap kunjungan wisatawan ke Jogja. Di kota gudeg ini film kisah romantis antara Cinta dan Rangga berlangsung. Akibatnya sejumlah lokasi pengambilan gambar kini diserbu pemgemar berat film ini.
Setidaknya ada tujuh tempat

yang menjadi lokasi pengambilan gambar AADC 2 di Yogyakarta dan sekitarnya. Tempat-tempat itu adalah, Candi Ratu Boko (Sleman), Klinik Kopi (Sleman), Sate Klathak Pak Bari (Bantul), Rumah Doa Bukit Rhema (Magelang), Pinthuk Setumbu (Magelang), Padepokan Seni Bagong Kusudiardja (Bantul), dan Warung Bu Ageng (Kota Jogja).

Candi Ratu Boko: Beberapa hari setelah film AADC 2 diputar serentak di Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam, kunjungan wisatawan ke Candi Ratu Boko meningkat. Candi yang terletak tak jauh dari Candi Prambanan dan Bandara Adi Sutjipto itu menjadi incaran para pemburur kenangan film romantis Cinta dan Rangga. Di lokasi ini pengunjung tak melewatkan saat matahari terbenam (sun set).

Klinik Kopi. Kedai kopi ini didirikan pada 2013. Kedai ini cukup unik, karena biasanya hanya mereka penikmat kopi yang datang ke sini. Bukan orang yang sekadar kongkow, tetapi menikmati aneka kopi berasal dari penjuru negeri, baik jenis arabika maupun robusta. Biasanya, Klinik Kopi dalam sehari menjual 70 sampai 80 gelas. Namun, setelah AADC 2, kedai ini ketiban rejeki dengan menjual dua sampai tiga kali lipat dari hari-hari biasa.

Sate Klathak Pak Bari: Warung sate legendaris milik Sabari (38), terletak di Wonokromo (Bantul), berlokasi di dalam pasar. Jam buka warung ini pukul 19.00 sampai 01.00. Sebelum meledak AADC 2, warung Pak Bari rata-rata menyembelim dua sampai tiga ekor kambing, kini bisa menyembelih tujuh kamping per hari. Sabari yang berjualan sejak 1992 ini mengaku kewalahan melayani pembeli sejak warungnya dijadikan salah satu adegan Cinta dan Rangga menjalin kisah cinta mereka.

Rumah Doa Bukit Rhema: Biasa disebut Gereja Ayam, karena bangunan ini berbentuk ayam raksasa. Terletak di Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Jawa Tengah. Banyak pasangan muda datang ke sini untuk sekadar berfoto di depan bangunan Gereja Ayam. Menurut catatan pengelola, sebelum AADC 2, jumlah pengunjung rumah doa biasanya 100-200 orang per hari atau 300-400 pada akhir pekan, kini jumlah kunjungan bahkan mencapai 800 orang dalam satu hari.

Punthuk Setumbu: Tak jauh dari Gereja Ayam, sekitar 15 menit berjalan kaki, ada Punthuk Setumbu. Ini juga lokasi pengambilan gambar Cinta dan Rangga. Jumlah pengunjung lokasi ini biasanya 100-200 orang, kini setelah AADC 2 melejit menjadi 400-900 orang per hari (terutama pada akhir pekan). Lokasi yang dikelola sekelompok warga desa iti memungut tiket masuk Rp 15.000 per orang.

Warung Bu Ageng: Warung makan yang terletak di kawasan wisata Tirtodipuran, Manterijeton Jogja ini, milik seniman kondang serba bisa Butet Kartaredjasa. Warung ini mengandalkan menu rumahan ala Jawa. Sangat terkenal, saking terkenalnya tak hanya Cinta dan Rangga, bahkan pencipta Facebook Mark Zackerberg, saat berkunjung di Jogja mampir di Warung Bu Ageng.

Paket Wisata:
Bagi masayarakat yang ingin mengunjungi enam atau tujuh lokasi pengambilan gambar AADC 2 kini bisa menggunakan jasa tour. Ada beberapa paket wisata telah muncul menyambut antusias publik setelah suksesnya AADC 2.
Melati Tour & Travel menawarkan paket wisata dua hari napak tilas dengan biaya, untuk rombongan 2-4 orang biayanya Rp 1.025.000 per orang, rombongan 5-8 orang Rp 610.500 per orang, dan rombongan 9-12 orang biayanya Rp 480.00 per orang.

BAGIKAN

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR