Besok, 350 Sertifikat Hasil Sertifikasi Tanah di Kota Bogor Diterima Warga

Kepala BPN Kota Bogor Ery Juliani Pasoreh bersama para pimpinan DPRD Kota Bogor, Untung Maryono, Heri Cahyono dan Sofyan

BOGOR- Sebanyak 350 sertifikat hasil program sertifikasi tanah di Kota Bogor, telah disiapkan oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor. Sertifikat tanah tersebut akan diberikan kepada warga Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Rencananya, sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) akan diserahkan besok, Minggu (20/8/2017) area Car Free Day, Jakarta Pusat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan membagikan bersamaan dengan 7.500 sertifikat tanah warga yang berada di wilayah Jabodetabek. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor, Ery Juliani Pasoreh.

“Kegiatan penyerahan sertifikat program PTSL ini diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72,” tukasnya. kepada indeksberita.com, baru-baru ini.

Dia lalu melanjutkan, dari hasil rapat panitia peringatan Hari. Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, BPN Kota Bogor diminta menyiapkan hasil sertifikasi tanah untuk Kota Bogor sebanyak 350 sertifikat tanah.

“Kita sudah siapkan itu dan Presiden Jokowi yang akan menyerahkan 7.500 sertifikat tanah warga di wilayah Jabodetabek,” tuntasnya.

Saat ini, di Kota Bogor sendiri masih terdapat sekitar 90.000 bidang tanah di Kota Bogor yang belum bersertifikat.Jika mengacu kepada target Presiden tahun 2025 seluruh bidang tanah harus sudah bersertifikat, maka 90.000 bidang tanah tersebut harus selesai tersertifikasi selama delapan tahun. Artinya, setiap tahun BPN Kota Bogor harus menyelesaikan 11.000 bidang.

PTSL sendiri merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak, yang meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar dalam satu wilayah desa/kelurahan.

Program tersebut digagas oleh Pemerintah Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Program PTSL bertujuan untuk mengakselerasi pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (eko)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR