BMKG: Gempa 7 SR Yang Terjadi di Lombok Berpotensi Tsunami

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi terjadinya Tsunami akibat Gempa 7 SR yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Himbauan tersebut diserukan setelah BMKG melakukan pemutahiran data dari informasi sebelumnya yang menyebutkan gempa berkekuatan 6,8 SR dan tidak berpotensi tsunami.

“Potensi tsunami untuk diteruskan pada masyarakat. Waktu tiba gelombang dapat berbeda, Gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar,” tulis BMKG dalam laman BMKG.go.id pada hari Minggu (5/8/2018).

Menurut BMKG, gempa berkekuatan 7,0 SR tersebut berpusat di 8.37 LS – 116.48 BT, 18 km BaratLaut Lombok Timur, dan berada di kedalama 18 KM.

Pusat gempa di darat 18 km Barat Laut Lombok Timur), Kedlmn:15 Km Dirasakan (MMI) III Waingapu, II Sawahan, II-III Banyuwangi, V-VI Denpasar, IV Kuta, II-III Situbondo, V-VI Karangasem, V-VI Bima, II-III Malang, VII Mataram.

Bahkan melalui akun twitter resminya @infoBMKG , gelombang Tsunami sudah terdeteksi di Carik (18:48WIB) 0.135m, Badas (18:54WIB)0.100m.

Guncangan gempa tersebut juga dirasakan hingga ke Bali. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Ngurah Rai sempat panik akibat gempa tersebut. Sejumlah bangunan termasuk beberapa Pura di Kuta dilaporkan rusak. Belum ada informasi resmi terkait jumlah korban akibat gempa tersebut.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR