Cegah Corona, 32 OTG dan 15 ODP Jalani Karantina di Rusunawa Nunukan

Rusunawa yang menjadi tempat karantina ODP covid 19 di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara)

Pasca resmi ditetapkanya 4 Pasien dalam Pemantauan (PDP) sebagai Pasien Positif mengidap covid-19, Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan covid–19 Gugus Tugas Nunukan bergerak cepat. Hingga Kamis 2 April 2020, ada 32 Orang Tanpa Gejala (OTG) namun diduga sempat melakuka kontak fisik dengan pasien positif corona, dan 15 Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjalani karantina di Rusunawa Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara ).

“Mereka akan menjalani Karantina selama 14 hari kedepan atau menyesuaikan perkembangan. Apabila status mereka naik sebagai PDP, tentu akan diterapkan protokoler yang telah ditetapkan,” tutur Juru Bicara Tim Saatgas Covid – 19 Gugus Nunukan, Aris Suyono dalam Konferensi Pers terkait perkembangan penanganan covid -19 di Sekretariat Tim Gugus Covid-19, Nunukan, Kamis (2/4/2020).

Aris mengungkapkan lebih lanjut bahwa selama di Rusunawa, mereka akan mendapatkan pengawasan serta tindakan secara medis. Diketahui, mereka adalah para Jamaah Tablig dari peserta agenda Ijtima Ulama se-Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. Sementara, ungkap Aris, keempat pasien positif corona yang saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Nunukan adalah para peserta dari Jamaah Tablig atau peserta agenda Ijtima Ulama tersebut.

Sejak kedatangan mereka dengan menumpang KM Lambelu pada 28 Maret 2020, setibanya di Nunukan, mereka telah menjalani tes medis. Kala itu 61 Jamaah Tablig tersebut 7 diantaranya adalah Warga Negara Malaysiayang langsung menjalani karantina. Sementara 54 lainya yang merupakan warga Nunukan menjalani karantina secara mandiri.

“Sebelumnya memang mereka melakukan karantina mandiri. Namun setelah mempertimbangkan perkembangan terkini dan atas kesadaran, mereka ahirnya menjalani karantina di Rusunawa,” papar Aris

Aris berharap, masyarakat tidak panik atas ditetapkanya keempat orang tersebut sebagai pasien positif corona, karena kepanikaan akan menimbulkan stres dan apabila hal tersebut terjadi, maka imun tubuh akan menurun sedangkan covid – 19 adalah virus yang menyerang imun tubuh.

Untuk data terkini perkembangan penanganan virus corona, Aris mengungkapkan bahwa saat ini di Kabupaten Nunukan terdata sebagai berikut: ODP Baru sebanyak 20 orang, ODP selesai dipantau sebanyak 118 orang, ODP Pindah sebanyak 884 orang, ODP masih dipantau sebanyak 76 orang, OTG baru sebanyak 15 orang, OTG Masih di pantau sebanyak 15 orang

Kesemua itu masing-masing berada di Kecamatan Nunukan sebanyak 42 orang, Nunukan Selatan sebanyak 8 orang, Sebuku ada 1 orang, Lumbis sebanyak 4 orang, Krayan ada 1 orang, Krayan Timur ada 1 orang, Tulin Onsoi ada 1 orang, Seimenggaris ada 1 orang, Sebatik Tengah sebanyak 4 orang, Sebatik Barat sebanyak 5 orang, Sebatik ada 2 orang dan di Keamatan Sebatik Utara terdapat 6 orang dalam pemantauan.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR