Dan Satgas Pamtas Yonif 621 Ajak Generasi Muda Perbatasan Songsong Indonesia Emas 2045

Komandan Satgas Pamtas Yonif 621, Let Kol Inf Rio Neswan

Sedikitnya 600 siswa kelas 12 di Nunukan antusias menyimak Orasi -Motivasi yang disampaikan Komandan Satgas Pamtas Yonif 621, Let Kol Inf Rio Neswan di Gor Dwikora , Sei Sembilan, Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (10/1/2018). Seusai memberikan materi, Rio Neswan kepada awak media mengatakan bahwa tujuan diadakanya Orasi dengan tema ‘Menyiapkan Generasi Muda Menyongsong Indonesia Emas 2045’ selain memupuk nasionalisme juga dimaksud untuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Ahir Nasional pada bulan April mendatang.

“4 bulan lagi mereka (para siswa) kelas 12 dan kelas 9 akan menghadapi Ujian Ahir Nasional. Kita berharap ini (orasi-motivasi) akan menjadi batu loncatan untuk menjadi generasi muda yang lebih baik,” ujar Rio.

Dan yang lebih penting, lanjut Rio, dengan adanya pembekalan materi melalui orasi tersebut generasi muda akan lebih mencintai Indonesia. Melalui pengalaman pribadi yang pernah ia lalui, Rio juga ingin memberikan motivasi dan percaya diri pada generasi muda di Perbatasan tentang semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

“Ketika saya ke Hawai, ternyata ada yang lebih indah dari Hawai yakni Bali. Ketika saya sekolah di Saudi Arabia, ternyata disana (Timur Tengah) kondisinya sering konflik sedangkan di Indonesia senantiasa damai. Jadi ada pembanding sehingga mereka (siswa) akan lebih cinta pada negaranya,” paparnya.

Selain itu menurut Rio, lewat pemberian materi tersebut diharap para siswa akan dapat menjadi generasi yang cerdas, fokus, pejuang dan generasi yang mampu mewujudkan mimpinya dan menjadi manusia yang berakhlak mulia.

“Setidaknya lewat pemberian materi ini, kita berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang memiliki empat komponen. Cerdas dan fokus,menjadi pejuang yang saat jatuh mampu bangun lagi, menjadi generasi pemimpi yang sanggup mewujudkan mimpinya dan generasi mulia,” ungkap Rio.

Selain itu Rio juga menyerukan kepada generasi muda di Perbatasan terutama Nunukan agar memelihara toleransi dan terus menjaga hubungan antar sesama tetap harmoni serta bijak dalam menggunakan media sosial yang semakin mewabah. Rio mewanti-wantin agar generasi muda dalam menggunakan jejaring sosial agar menghindari ujaran kebencian dan waspada terhadap hoax.

“Terkait media sosial, saya menghimbau agar bijak dalam menggunakanya. Jagalah kearifan lokal sebagai warisan leluhur yang menjaga etika dan tidak mengumbar aib orang lain. Karena segala fitnah yang dilontarkan kepada orang lain sejatinya akan berbalik kepada diri kita sendiri,” pungkasnya.

Untuk acara Orasi-Motivasi dan pemberian materi tersebut diagendakan akan berlangsung selama dua hari yakni 10-11 Januari 2018 yang terbagi dalam dua kelas. Di agendakan pula sedikitnya 1.500 siswa kelas 9 akan menerima materi pada Kamis 11 Januari (besok).

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR