Dandim Nunukan Jelaskan Tujuan TMMD Wiltas 108 Tahun 2020

Keterangan foto: Dandim Nunukan , Letkol Czi Eko Pur Indriyanto

Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wilayah Perbatasan ke 108 tahun 2020 secara resmi telah dibuka. Kegiatan TMMD di wilayah perbatasan ini mentargetkan beberapa pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Kecamatan Tulin Onsoi tersebut akan dilaksanakan selama sebulan penuh terhitung mulai 30 Juni – 30lJuli 2020.

Dalam kegiatan yang diinisiasi Kodim 0911/Nunukan dan di dukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan itu, akan melaksanakan beberapa pekerjaan fisik diantaranya pembuatan badan jalan sepanjang 1,6, pembuatan 4 unit plat deukcer, rehab rumah ibadah, pembuatan sarana kebersihan di setiap tempat dan vasilitas publik dan pengerjaan Insfratruktur lainnya.

Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nnk, Let Kol Czi Eko Pur Indriyanto kepada awak media menjelaskan tujuan dari dihelat nya kegiatan TMMD tersebut. Menurutnya, alasan menjadikan pembuatan badan jalan sebagai target karena melihat minimnya akses transportasi terutama untuk Petani di wilayah tersebut.

“Sementara kita tahu bahwa sebuah jalan merupakan salah satu Insfratruktur yang sangat penting. Dengan mudahnya masyarakat mengaskes transportasi, maka dalam beraktivitas akan mengalami kemudahan yang tentunya berimbas positif pada perekonomian,” tutur Eko, Selasa (30/6).

Sementara pembuatan plat deukcer, ungkap Eko, karena ada beberapa jalan yang saat ini terputus dan hal tersebut mengangkangi kenyamanan warga dalam beraktifitas. Pembuatan plat deukcer tersebut selain berfungsi sebagai jembatan, juga agar saluran air dapat lancar yang dengan hal tersebut, abrasi dapat di minimalisir.

Sedangkan pembuatan sarana kebersihan berupa tempat cuci tangan di setiap tempat dan fasilitas publik, Eko menjelaskan bahwa hal tersebut adalah sebagai bagian dari uapaya memangkas penyebaran virus Corona. Tempat cuci tangan rencananya akan di bangun di sekolah – sekolah, Pasar, pangakalan ojek dan rumah ibadah.

Mengenani rehab rumah ibadah, Perwira yang dikenal akrab dengan masyarakat tersebut mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah bentuk kepedulian TNI kepada umat beragama. TNI, menurut Eko akan selalu berusaha menciptakan kenyamanan kepada masyakakat dalam menjalankan peribadahan sesuai keyakinannya.

“Agama adalah salah satu pondasi akhlak terutama untuk generasi muda. Dan kenyamanan tempat dalam peribadahan merupakan hal yang secara langsung dapat menambah kekhusyukan. Maka ketika kita temukan ada rumah ibadah yang kondisinya memprihatinkan, kita langsung sikapi termasuk menjadikannya target kegiatan dalam TMMD kali ini, ” tandas Perwira berwajah tampan tersebut.

Personil yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut, ungkap Eko berjumlah 130 orang terdiri dari anggota Kodim 0911/Nunukan, Polri, aparatur Pemkab Nunukan dan masyarakat. Menurut Eko, ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan masyarakat di Perbatasan ini selalau terbina. Mengenai pelaksanaan TMMD yang dilaksanakan dalam masa pademi covid-19, Eko menegaskan bahwa dalam kegiatan mulai dari awal hingga usai, tetap dilakukan dengan protokol pencegahan covid-19.

“Protokol pencegahan dari penyebaran virus corona tetap kita terapkan. Apalagi saya sendiri adalah wakil ketua tim Gugus Covid Kabupaten Nunukan. Justru melalui TMMD inilah kita juga akan sosialikan berbagai hal terutama pencegahan penyebaran covid-19,” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR