Diduga Korupsi Dana MTQ, Sekda Kabupaten Asahan Ditahan

Kejaksaan Negeri Asahan, berikan keterangan pers mengenai penyebab Sekda Kabupaten Asahan (dokumen-istimewa)

Sekda Kabupaten Asahan ditahan Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan. Sekda (Sekertaris Daerah) Kabupaten Asahan, Sofian ditahan bersama dengan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Kabupaten Asahan, Darwin Panne, lantaran diduga melakukan penggelapan dana pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 Provinsi Sumatera Utara tahun 2015 di Kabupaten Asahan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sumut, Sumanggar Siagian membenarkan bahwa pihaknya telah menahan yang bersangkutan.

“Betul, ada penahanan di Kejari Asahan terhadap Sekda Asahan, Sofyan dan seorang tersangka lain bernama Darwin Pane,” papar Sumanggar kepada Indeksberita.com , Selasa (10/10/2017)

Sumanggar menuturkan bahwa dalam kasus ini,Tim Kejaksaan Negeri Asahan sudah melakukan penyelidikan selama 2 (dua) tahun.

Setelah dilakukan periksaan , lanjut Sumamggar, keduanya langsung ditahan dan dititipkan ke rumah tahanan (rutan) Klas IA Tanjung Gusta Medan selama 20 hari ke depan. Penahanan di Tanjung Gusta ini untuk proses pemberkasan hingga penyusunan surat dakwaan.

Sumanggar juga memaparkan bahwa pelaksaan ‎MTQ ke-35 Provinsi Sumut tahun 2015 di Kabupaten Asahan memiliki total anggaran mencapai Rp 9 miliar dengan perincian Rp 2 miliar bersumber dari APBD Sumut dan Rp 7 miliar dari APBD Asahan.

Hasil audit, kerugian negara sebesar Rp 487 juta. Penyidikan ditemukan pelaksanaan tidak sesuai dengan peruntukkan dan terjadi mark-updalam pelaksanaannya,” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR