Dinilai Menyesatkan, KPUD DKI akan Laporkan Akun @KPU_Jakarta

Terkait polling yang dilakukan sebuah akun twitter @KPU_Jakarta pada Senin (28/11) kemarin, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta Sumarno mengatakan bahwa membantah institusinya melakukan jejak pendapat Pilkada DKI Jakarta 2017. Ia juga menegaskan bahwa @KPU_Jakarta bukan akun resmi lembaganya sehingga apa yang dilakukan akun tersebut adalah bohong atau hoax.

“KPU DKI Jakarta tidak pernah membuat poling apa pun. Dan perlu saya tegaskan bahwa akun tersebut palsu, akun Twitter resmi kami adalah @kpu_dki,” kata Sumarno di Jakarta, Selasa.

Sumarno mengatakan saat ini KPU Provinsi DKI Jakarta sedang mempelajari dan mempertimbangkan untuk melaporkan akun itu kepada polisi agar pihak mana pun tidak sembarangan membuat atau menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Dasar hukumnya sudah jelas diatur dalam revisi UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik karena akun tersebut dengan sengaja atau tanpa hak telah memanipulasi dan menyebarkan informasi seolah-olah informasi tersebut bersumber dari pihaknya,” ujar dia.

Polling tersebut menuai komentar dari para pengguna Twitter. Mereka mempertanyakan sikap KPU DKI Jakarta yang membuat polling.

Siapa diantara ketiga calon gubernur ini yang menjadi pilihan kamu sebagai warga jakarta? Jangan salah pilih ya

— KPUJakarta (@KPU_Jakarta) November 28, 2016

Sumarno mengimbau masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi khususnya di dunia maya yang menyesatkan dari pihak tidak bertanggung jawab.

Dia juga menegaskan KPU Provinsi DKI Jakarta akan selalu menjunjung prinsip integritas, netralitas dan profesionalitas dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur 2017.

“Silakan masyarakat melapor jika menemukan atau mendapatkan informasi yang tidak membingungkan atau janggal terkait penyelenggaraan Pikada DKI melalui email, sosial media maupun langsung ke kantor KPU DKI Jakarta,” kata dia.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR