Diperiksa KPK, Bupati Klaten Bungkam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka Bupati Klaten Sri Hartini.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyebut, Sri Hartini akan diperiksa sebagai saksi terkait dugaan suap pengisian jabatan di jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten.

Pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Kasi SMP Dinas Pendidikan Suramlan.

“Diperiksa sebagai saksi,” terang Febri, Rabu (11/01/17).

Sayangnya, saat tiba di gedung KPK, Sri Hartini menutup rapat bibirnya ketika ditanya awak media mengenai uang sitaan Rp 200 juta yang disita KPK dari kamarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Klaten Sri Hartini dalam sebuah operasi tangkap tangan.

Selain Sri Hartani, KPK juga menangkap Kepala Bidang Mutasi, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Ajudan Bupati.

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan adanya penangkapan terhadap Sri Hartini.

“Benar. Salah satunya (Bupati Klaten Sri Hartini),” kata Agus Rahardjo saat dikonfirmasi wartawan,Jumat (30/12/16).

Sri Hartnini diduga melakukan perdagangan atau jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Klaten.

Terkait hal itu, Sri Hartini dikenakan Pasal 12 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP joPasal 65 ayat 1 KUHP.

Sementara Suramlan selaku pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(*)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR