DPR Tolak Reklamasi Teluk Benoa

Aksi ForBali 9 september

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mengatakan tegas menolak rencana reklamasi Teluk Benoa, Bali. Hal tersebut Ia kemukakan menindaklanjuti dan mendengarkan masukan dari masyarakat Bali yang menolak Teluk Benoa untuk direklamasi.

“Iya menolak mas, sesuai masukan dan keberatan masyarakat Bali,” katanya saat di hubungi Indeksberita.com di Jakarta, Selasa (13/9).

Johan mengatakan bahwa mayotitas Komisi IV DPR RI pun ikut menolak reklamasi tersebut. Nantinya, kata Johan, pihaknya bersama koleganya di DPR akan turun langsung ke Bali untuk melakukan peninjauan lapangan.

“Iya nanti mau ke Bali,” tambahnya.

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, selain menerima masukan masyarakat Bali, dirinya beralasan bahwa penolakan reklamasi Teluk Benoa juga terkait masalah lingkungan.

Pihakya pun mendukung masyarakat Bali yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Peraturan Presiden No.51/2014 tentang reklamasi Teluk Benoa.

“Iya (mendukung), lagi mau kumpulkan seluruh materi secara lengkap,” pungkasnya.

Seperti diketahui, penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa datang dari berbagai kalangan. Mereka umumnya sepakat alasan penolakan Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi (ForBALI), bahwa tidak ada urgensi sama sekali dalam kebijakan pemerintah provinsi Bali tersebut, selain bahwa kebijakan itu punya daya rusak tinggi terhadap kelangsungan ekosistem dan lingkungan di wilayah perairan tersebut.

 

BAGIKAN

1 KOMENTAR

  1. Kalaupun teluk Benoa harus direklamasi biarkanlah anak cucu kami yang melakukanya sehingga bisa memberi kesejahteraan pada warga Bali Sendiri, bukannya di curi oleh segerombolan pengusaha dan politikus.

Tinggalkan Balasan ke IWG Adriana Batal membalas