Lagi, Dua Tokoh Bogor Daftar Balon Walikota Lewat PDIP

Balon Walikota Bogor Arifin Himawan dan Erik Suganda saat mengambil formulir pendaftaran di DPC PDIP Kota Bogor

Menginjak hari ke-9 dibukanya pendaftaran bakal calon (balon) walikota atau balon wakil walikota PDI Perjuangan Kota Bogor, sejumlah tokoh yang akan ikut berlaga di panggung pilkada kembali bertambah. Baru-baru ini,  dua tokoh Kota Bogor yakni Arifin Himawan dan Erik Suganda datang mendaftar jadi balon walikota lewat PDIP, di Kantor DPC PDI Perjuangan di Jalan Ahmad Yani II, No 4, tanahsareal, Kota Bogor pada waktu yang berbeda.

Arifin Himawan, pengusaha sekaligus aktivis kemanusiaan yang kini sebagai Sekretaris Badan Sosial Lintas Agama (Basolia) Kota Bogor siang tadi, hadir lebih dulu. Menggunakan kemeja putih dan totopong Sunda, kedatangan Arifin disambut jajaran Badan Pemenangan Pemilu (BP Pemilu) PDI Perjuangan Kota Bogor. Kepada panitia pendaftaran, pria yang kerap memotori kegiatan kebhinekaan di Kota Bogor tersebut menegaskan, dirinya sudah siap maju di perhelatan pilkada.

Usai mengambil formulir pendaftaran, saat diwawancarai indeksberita.com, Arifin mengatakan, dirinya masuk dalam jejaring radar PDI Perjuangan dan diminta ikut penjaringan.

“Niat saya maju sebagai balon walikota atau balon wakil walikota karena ingin ikut membawa perubahan di Kota Bogor, khususnya untuk masyarakat. Selain itu, juga ingin mencoba kesempatan yang ada jika memungkinkan,” tukasnya.

Selang beberapa waktu, giliran Erik Suganda juga mendaftar sebagai calon kepala daerah. Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Bogor mengungkapkan, bahwa dirinya akan mengambil bagian dalam pertarungan Pilwalkot 2018 mendatang. Erik Suganda adalah putra Bupati Kabupaten Kuningan. Pada Pileg 2014 silam, ia juga pernah ikut berkontestasi sebagai calon legislatif DPRD Jawa Barat asal PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Kota Bogor-Cianjur.

“Insya Allah, saya siap untuk maju di Pilkada Kota Bogor,” kata Erik.

Sebagai informasi, hingga saat ini, pendaftar balon walikota dan wakil walikota di DPC PDI Perjuangan Kota Bogor sudah mencapai 8 orang. Mereka yakni Teddy Risandi (Ketua DPD Pospera Jabar), Sugeng Teguh Santoso (advokat), Dadang Iskandar Danubrata (Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor), Kemal Salim (Aktivis LSM/ Budayawan), Arifin Hilmawan (Pengusaha/Aktifis Kebhinekaan), Erik Suganda (Kader PDI Perjuangan). Sedangkan dua nama lain, identitasnya  dirahasiakan karena masih menjabat sebagai Pegawai Negeri Sipil (memasuki masa pensiun.red) dan sudah menyatakan siap mengundurkan diri bila sudah ada keputusan rekom DPP PDI Perjuangan jatuh padanya.

Sebagai informasi, proses penjaringan balon kepala daerah PDI Perjuangan yang dibuka sejak 20 Mei lalu dijadwalkan akan ditutup pada 6 Juni mendatang. Selanjutnya, para balon kepala daerah diwajibkan mengikuti sekolah partai untuk mengukuhkan ideology kebangsaan. Kemudian, DPP PDI Perjuangan akan melakukan beberapa kali survey hingga akhirnya diputuskan rekomendasi balon yang dianggap layak maju dari partai besutan Megawati Soekarnoputri. Kabar yang diperoleh media online ini, rekomendasi DPP PDI Perjuangan dijadwalkan akan turun pada 1 November mendatang.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR