Festival Mahakam 2018, Persembahkan Parade 1.000 Mandau dan Atraksi Mandau Terbang

Flier Festival Mahakam 2018 (Dinas Pariwisata Samarinda)

Ada yang unik dari Festival Mahakam 2018 yang mulai digelar 2-4 November 2018 di Samarinda, Kalimantan Timur . Dalam event tahunan yang masuk dalam 100 wonderful events Indonesia tersebut, kali ini akan mempersembahkan berbagai macam pertunjukan, diantaranya penampilan peserta dari Suku Dayak yang salah satunya akan menampilkan atraksi Mandau Terbang.

Sebelumnya, dalam launching Festival Mahakam 2018, Kamis (2/10/2018), Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda, Muhammad Faisal mengungkapkan bahwa dari 30 acara yang ada, terdapat beberapa acara yang merupakan baru pertama kali akan digelar di Festival Mahakam 2018, salah satunya yakni tiga event khusus Mandau. Tiga event khusus mandau itu, yakni Parade 1.000 mandau, Mini Expo mandau, dan History Ritual Mandau.

“Kalau tahun lalu kita ada 1.000 hudoq, tahun ini kita ada hal acara yang berbeda, yakni 1.000 mandau, serta mini expo mandau, dan ritualnya. Ritual Mandau adalah sebuah simbolis prosesi acara adat mulai dari awal pembuatan Mandau hingga penyempurnaan Mandau menjadi sebuah alat yang bermanfaat bagi manusia,” ujarnya.

Menurut Faisal, dengan mengusung titel “100 Wonderful Events Indonesia 2018” pihaknya mempersembahkan kembali acara ini, yang tidak saja untuk masyarakat kota Samarinda tapi untuk semua orang yang diundang darimana saja untuk datang ke Samarinda

“Selalu ada acara yang baru dan juga acara yang selalu ditunggu masyarakat dalam setiap gelaran Festival Mahakam yang tahun ini untuk ke 18 kalinya ini. Yang jelas tagline kami tahun ini adalah “3 Hari 30 Acara di Festival Mahakam,” paparnya.

Faisal juga memastikan, selama event khusus mandau dilaksanakan, pihaknya memastikan event akan berlangsung dengan aman. Terlebih menurut Faisal, Mandau sudah jadi warisan Indonesia dari Kalimantan.

“Untuk keamanan pasti kita pastikan, termasuk antisipasi lainnya. Kita yakin ini berjalan dengan aman, karena ini kaitannya dengan pelestarian kebudayaan. Terlebih mandau ini sudah jadi warisan tidak benda Indonesia dari Kaltim. Sertifikatnya ada dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan bisa lebih mengenalkan mandau,” tegasnya.

Terpisah, Kabid Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata, Agnes Gring Belawing menjelaskan bahwa Mandau-mandau tersebut tak beda dengan yang digunakan oleh para Penari. Dan untuk atraksi Mandau Terbang, Agnes juga menjamin keamanan dari pagelaran tersebut karena akan dilakukan oleh para ahlinya.

“Ada atraksi mandau terbang, yang jelas tidak berbahaya, karena dilakukan oleh ahlinya, kalau pun berbahaya tentu tidak akan kita tampilkan. Dan, semua jenis mandau akan kita tampilkan,” ungkapnya.

Untuk Parade 1.000 Mandau sendiri akan dimulai dari Taman Samarendah pada pukul 08:00 Wita dan dan akan berahir di Tepian Mahakam Amphi Theater. Dipastikan event parade 1.000 Mandau yang menjadi acara pamungkas di ajang Festival Mahakam 2018 ini akan dibanjiri wisatawan baik daridalam maupun manca Negara. Mengingat para peserta Parade 1.000 mandau tersebut bukan hanya datang dari etnis-etnis Dayak yang ada di Indonesia saja melainkan juga akan dihadiri peserta dari Malaysia

BAGIKAN

3 KOMENTAR

  1. Amazing, berita berkelas. slma ini sebagian besar org menganggap bhwa mandau yg mampu terbang itu hanya mitos. tp skrg teerbuka fakta bhwa rupanya hal tsbt bnr-bnr nyata. sungguh sebuah khasanah budaya nusantara yg musti ttp dilestarikan.

TINGGALKAN KOMENTAR