FESTIVAL MINUM JAMU DI JOGJA Diikuti  55 Produsen dan Dihadiri Artis Mikha Tambayong

Menyambut berdirinya  Ngayogyakarta Hadiningrat ke 271 tahun, pengurus daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta DPD PUTRI DIY berkolaborasi dengan Gabungan Pengusaha Jamu DIY menggelar kegiatan Festival Minum Jamu bertemakan “Mbak Jamu Jaman Now'” yang rencana digelar pada Sabtu 17 Februari 2018 pukul 14.00 – 17.00 di Plaza Ngasem Yogyakarta.

Festival Minum Jamu diikuti total 55 buah produsen jamu dari berbagai wilayah di DIY. Acara terselenggara berkat dukungan produsen jamu pabrikan terkemuka  PT Sido Muncul dari Semarang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY serta Dinas Pariwista DIY.

Para produsen jamu tersebut menyediakan sedikitnya 18 jenis jamu yang dapat diminum gratis oleh pengunjung festival. Antara lain beras kencur, kunir asem, temulawak, sehat pria, sehat wanita, sari rapet, uyub-uyub, serbat, bir plethok, secang, wedang tetep, gula asem  dan lain sebagainya. Panitia menyiapkan sedikitnya 2.500 gelas jamu.

Ketua DPD PUTRI DIY Gusti Kanjeng Ratu Bendara mengundang masyarakat luas datang di event yang baru pertama kalinya digelar. Selain minum jamu gratis juga dapat menyaksikan demo pembuatan jamu dan juga konsultasi kesehatan. Pihaknya berharap kegiatan Festival Minum Jamu dapat menjadi agenda event tahunan dan menjadi kalender pariwisata DIY. Selain tentunya juga dapat optimal mendorong tumbuh berkembangnya industri jamu di tanah air dan DIY pada khususnya, ujar GKR. Bendara yang awal tahun 2018 terpilih sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY.

Untuk meriahkan acara PT Sido Muncul menghadirkan artis cantik Mikha Tambayong sebagai brand ambassador jamu merk Tolak Linu. Mikha Tambayong bakal hadir dengan busana mbak jamu jaman now. Dara cantik itu selama ini dikenal sebagai seorang model, pemain sinetron dan juga penyanyi pop yang telah menelurkan sejumlah album.

Acara Festival Minum Jamu juga dimeriahkan atraksi kesenian jathilan Kridha Budaya, pentas Power Princes Violin, Kinari Dance dan penampilan Kranggan Band, sebuah group pelantun tembang-tembang Koes Plus. Event menarik ini akan dipandu duet komedian kocak Yogyakarta yakni Sugeng Iwak Bandeng dan Aldo Iwak Kebo.

Menurut Ketua Panitia Festival Minum Jamu Widihasto Wasana Putra yang juga Sekjend DPD PUTRI DIY, Kebun binatang kebanggaan kota Yogyakarta yakni Gembira Loka Zoo akan ikut meriahkan gelaran yang unik ini. GL Zoo akan menggelar atraksi interaksi satwa. Satwa yang ditampilkan antara lain burung african grey, makao dan nuri, serta reptil iguana merah dan ular phyton albino. Pengunjung dapat berinteraksi dengan satwa sekaligus boleh berfoto gratis bersama satwa.

“Hadirnya interaksi satwa dimaksudkan sebagai penunjang acara Festival Minum Jamu sekaligus bentuk edukasi kepada masyarakat agar tumbuh kecintaan terhadap satwa, “ terang Direktur Utama GL Zoo KMT. A. Tirtodiprojo.

GL Zoo termasuk salah satu pengurus PUTRI DIY. GL Zoo telah eksis lama, mulai dibuka sejak 10 November 1953. Hingga saat ini koleksi satwa yang dimiliki sekitar 1.300 ekor yang terdiri dari sekitar 300 jenis satwa.

Salah satu koleksi langka adalah kura kura aldaba yang berumur 100 tahun dan juga pohon kesambi yang sudah beusia ratusan tahun. Selain menjadi obyek wisata edukasi unggulan di Yogyakarta, keberadaan GL Zoo juga berfungsi sebagai paru paru kota. Seluas 5.000 meter khusus diperuntukkan untuk aneka macam tanaman.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR