Ganjar Akan Laporkan Akun Palsu Atas Nama Dirinya Yang Fitnah Sudirman Said

Capture akun twitter dengan nama @ganjar2periode. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan laporkan akun palsu twitter tersebut yang merugikan dirinya. (istimewa)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga Calon Ptahana dalam Pilkada Jawa Tengah 2018 mendatang, mengecam orang yang menggunakan namanya sebagai nama akun di media sosial twitter. Ganjar akan laporkan akun palsu twitter dengan nama @ganjar2periode tersebut, karena telah mengunggah gambar yang terindikasi mengandung unsur SARA dan kampanye hitam.

Akun @ganjar2periode diketahui telah mengunggah sebuah foto bergambar kompetitor Ganjar di Pilgub belakang bendera Israel dan disertai kicauan. “Jangan pilih Sudirman Said. Dia ternyata merupakan keturunan kristen yang berkedok islam!”.

Ganjar sendiri telah meluapkan kegusaranya melalui akun twitter pribadinya pada Rabu 14 Februari 2018. Lewat cuitanya yang diunggah pada pukul 17:54 WIB tersebut, Ganjar menegaskan bahwa akun tersebut adalah anonim dan bertujuan memfitnahnya.

“Kenapa kalian tega menggunakan nama saya utk memfitnah orang?,” demikian cuitan Ganjar melalui akun yang telah terverifikasi @ganjarpranowo yang langsung direspon oleh para folowernya.

Respon Ganjar Pranowo di akun twitternya, terkait akun palsu yang menggunakan namanya (Edy Santry)
Respon Ganjar Pranowo di akun twitternya, terkait akun palsu yang menggunakan namanya (Edy Santry)

Selang beberara saat kemudian, akun @ganjar2periode lenyap dari tab pencarian. Namun walau akun tersebut telah dihapus oleh pemiliknya, Ganjar memastikan pihaknya tetap akan memproses secara hukum dengan melaporkan ke pihak Kepolisisan.

“Penegak hukum sudah bekerja dan tetap diproses meski akun menghilang. Apakah ada maksud jahat, biar polisi yang membuktikan,” tuturnya.

Sementara itu Juru Bicara Relawan Ganjar Pranowo, Priyanto mengaku telah berkoordinasi dengan Satgas Cyber Polda Jateng terkait pelaporan akun palsu tersebut. “Kami berharap segera ditindak dan ditemukan pemilik akun tersebut,” ujarnya Jumat (16/2/2018).

Priyanto juga menegaskan bahwa pihaknya melakukan pelaporan lantaran postingan tersebut seolah-olah menyudutkan Sudirman Said. Namun, efek yang ditimbulkan justru merugikan jagoannya. Apalagi, postingan tersebut terang-terangan mengumbar kampanye hitam dan dinilai akan menuai reaksi negatif dari warganet.

“Dengan unggahan tersebut, seolah-olah kami relawan Ganjar menjadi penyebar kampanye hitam. Padahal itu bukan akun kami dan kami menolak kampanye hitam. Maka jelas, kami yang dirugikan, pak Ganjar yang lebih dirugikan, bukan pihak lawan,” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR