GMPK Semarang Gelar Aksi Solidaritas Untuk Novel Baswedan

Sejumlah elemen masyarakat dari Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kota Semarang menggelar aksi solidaritas untuk Novel Baswedan, yang mendapat teror siraman air keras usai Penyidik utama Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut menjalankan salat subuh. Mereka mengutuk keras atas terjadinya peristiwa tersebut dan menilai teror terhadap Novel Baswedan sebagai perbuatan biadab.

“Kami prihatin atas terjadinya perbuatan penganiayaan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan,” kata Koordinator Orasi, M. Nastain, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (12/4).

Nasta menegaskan aparat kepolisian harus segera menangkap pelaku danu menemukan aktor intelektual dari penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. “Kami meminta aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian dapat segera menemukan‎ pelakukanya serta memprosesnya secara hukum,” ujar Nasta menegaskan.

Aksi Solidaritas untuk Novel Baswedan tersebut digelar di Bundaran Tugu Muda Semarang pada pukul 19.30 WIB. Sekira 50 anggota GMPK Kota Semarang dan puluhan pengunjung yang hadir di Tugu Muda tersebut menyalakan seratus lilin sebagai simbol keprihatinan atas teror yang diterima Novel Baswedan.

Menurut Nasta, KPK harus segera mengusut tuntas semua kasus korupsi termasuk skandal mega korupsi KTP Elektronik. “Kami melawan bersama Novel Baswedan agar kasus-kasus korupsi bisa segera dientaskan. Kami memberi dukungan penuh terhadap KPK untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi e-KTP. Kami8 minta jangan ragu dan tebang pilih dalam menetapkan tersangka dalam kasus korupsi e-KTP. Sekalipun pejabat tinggi terlibat, terus sikat dan ganyang habis mafia hukum,” tegas Nasta.

Jalannya aksi berjalan semarak dan penuh khidmat. Peserta aksi duduk melingkar mengelilingi seratus lilin yang dinyalakan persis dinyalakan di pinggir kolam Tugu Muda Semarang.

Ketua GMPK Kota Semarang, Joko Susanto, mengatakan aksi solidaritas untuk Novel Baswedan juga diisi dengan pembacaan puisi oleh peserta aksi dan doa-doa. “Kami berdoa semoga beliau juga cepat sembuh,” ujar Joko menambahkan.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR