Gunung Mas, Wisata Keringat Susur Kebun Teh

Hijau kebun teh terhampar sejauh mata memandang di Gunung Mas, Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. (Foto: Eko Octa / Indeksberita.com)

Wisata Gunung Mas, Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor di Jalan Raya Puncak Km 87, Cisarua, Kabupaten Bogor boleh dibilang menjadi pilihan utama pengunjung ke Bogor. Hamparan perkebunan teh sepanjang mata memandang dengan iklim pegunungan membuat suasana berlibur terasa sempurna.

Gunung Mas Puncak ini yang berada pada ketinggian 800 – 1200 meter di atas permukaan laut ini tidak hanya menawarkan eksotime keindahan alam, suhu dingin sekitar 12 – 22 derajat celcius dipercaya mampu menghilangkan kepenatan setelah sepekan disibukan dengan suasana pekerjaan mulai Senin hingga Jumat.

Agrowisata Gunung Mas merupakan tempat rekreasi yang terletak di kawasan Puncak Bogor, tepatnya di area perkebunan teh milik PT Perkebunan Nusantara VIII. Tidak sulit untuk mencapai lokasi Agrowisata Gunung Mas karena lokasinya berada di pinggir jalan dan bisa ditempuh dengan menggunakan angkutan umum, kendaraan roda dua. Atau, juga menggunakan kendaraan pribadi roda empat melalui Tol Gadog atau Ciawi dan kemudian menuju arah puncak.

Sesampainya di Gunung Mas, pengunjung akan disuguhkan pemandangan perkebunan teh dengan deretan pegunungan yang memanjakan mata. Hanya dengan merogok kocek Rp6000 per orang sebagai tiket masuk, beragam pilihan obyek wisata bisa dinikmati. Diantaranya seperti tea walk, berkuda, terbang layang, area kemping, lokasi foto pra wedding, penginapan hingga tea corner.

“Saat musim libur sekolah tiba, Gunung mas selalu banjir pengunjung. Tidak hanya dari lingkungan Bogor, tapi juga banyak dari luar kota, hingga Sumatera,” tukas penjaga tiket, Asep kepada indeksberita.com, Minggu (29/5/2016).

Tea Walk atau rekreasi jalan santai mengelilingi areal perkebunan teh, sebut Asep, paling diminati pengunjung.

“Lokasi yang indah dengan kontur lahan berundak sembari menikmati hijaunya daun teh yang bebas dari polusi dan bersatu dengan alam memberikan rasa nyaman tersendiri,” ujarnya pria yang mengaku bertempat tinggal di Kp Naringgul, Tugu Utara, Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor.

Pantauan media online ini, pengelola obyek wisata Perkebunan Teh Gunung Mas juga menyiapkan pemandu perjalanan wisata dengan beberapa pilihan rute untuk menemani berkeliling dengan tarip Rp100 ribu per jam.

Seperti namanya, di lokasi tersebut juga terdapat pabrik teh. Pengunjung juga dapat menyaksikan pengolahan yang diolah sejak dari daun hingga siap dikonsumsi berupa teh curah maupun teh celup.

Nah, bagi yang menyukai olahraga menantang, tidak ada salahnya mencoba petualangan udara dengan terbang layang atau paralayang yang letaknya di bukit Gantole berdekatan dengan Masjid At Ta’awun.

Tiket masuk ke Bukit Gantolle dikenakan biaya Rp 13ribu per orang, biaya parkir kendaraan kecil dikenakan Rp5 ribu dan motor Rp2 ribu. Tarip yang dikenakan untuk wisata udara paralayang Rp350 ribu per orang untuk 15 menit. Namun, untuk bisa terbang masih harus menunggu aba-aba dari crew paralayang. Sebab, sebelum terbang, kecepatan angin akan diukur terlebih dahulu.

“Jika alat pengukur kecepatan angin menunjukkan angka 0 hingga 20, maka dianggap aman untuk terbang. Tapi jika angka menunjukkan lebih dari 20 penerbangan akan diurungkan,” tutur Ujang, salah seorang pemandu terbang.

Nah, bagi keluarga yang ingin bermalam di komplek wisata tersebut juga tersedia penginapan pondokan, wisama dan bungalow dengan pilihan harga termurah untuk 4 orang mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1.6 juta per malam. (eko)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR