Hakim Menolak Eksepsi Ahok

Dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dengan agenda pembacaan putusan sela yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (27/12/2016), Majelis hakim menolak eksepsi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan panasihat hukum untuk seluruhnya.

“Mengadili, menolak keberatan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama dan penasihat hukum terdakwa untuk seluruhnya, Dengan ini maka sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi. Hakim menilai dakwaan jaksa penuntut umum telah lengkap,” kata ketua majelis hakim, Dwiarso Budi Santiarso.

Dwiarso menambahkan, Ahok dan tim penasihat hukum bisa mengajukan upaya hukum ke Pengadilan Tinggi apabila keberatan dengan keputusan tersebut.

“Bisa mengajukan upaya hukum bila tak sependapat dengan majelis. Kami akan catat dan kami kirimkan ke Pengadilan Tinggi. Saya kira sudah jelas, perintah putusan dengan pemeriksaan saksi-saksi selanjutnya,” jelasnya.

Atas putusan ini, Ahok mengatakan dirinya dan kuasa hukumnya akan mempertimbangkan hal tersebut. “Yang Mulia Hakim, kami akan mempertimbangkan ini,” ujarnya.

Di lain pihak, Jaksa penuntut umum (JPU) Ali Mukartono mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas putusan hakim. “Kami apresiasi dan mengucapkan terima kasih,” tandasnya.

Sidang kasus ini akan dilanjutkan pada 3 Januari 2017 di Gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR