Hasto Pastikan Rekomendasi Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur dan Wakilnya, Segera Turun

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf saat di rumah Ketua GRJ Mat Moctar (Antok)

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memastikan, rekomendasi pasangan calon gubernur Jawa Timur dan wakilnya, untuk pemilihan kepala daerah Jawa Timur tahun 2018 mendatang segera akan turun. Ia menyebut dalam bulan September ini, rekomendasi akan dibuat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

“September ini sudah kami jadwalkan rekomendasi itu sudah turun dari Bu Mega. Semua  wewenang berada di ketua umum,” kata Hasto, Jumat (1/9/2017).

Hasto berada di Posko Gotong Royong Jalan Bulak Banteng Kidul Surabaya. Kedatangan mantan aktivis Universitas Gajah Mada Yogjakarta ini, dalam rangka undangan Ketua Gerakan Rakyat Jawa Timur (GRJ) Mat Mochtar.

Selain Hasto, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Ketua PDI Perjuangan Kusnadi, juga hadir dalam peringatan HUT RI ke -72, sekaligus peringatan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah tersebut.

Kesempatan tersebut juga digunakan Hasto menegaskan, bahwa PDI Perjungan tetap akan mengusung calon gubernur dari  Nahdlatul Ulama (NU). “Kami bisa pastikan bahwa calon gubernur Jatim yang diusung PDIP adalah dari NU,” ucap Hasto.

Keseriusan mengusung calon dari NU, lanjut Hasto, selama ini Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri sudah meminta masukan kepada kiai-kiai sepuh NU di Jawa Timur.

“Dalam hal ini Bu Mega sudah memerintahkan Wasekjen DPP PDIP Ahmad Basarah dan didampingi Ketua DPD PDIP Jaawa Timur Kusnadi untuk meminta masukan kiai di Jawa Timur. Dan ini segera akan dilaksanakan,” jelas Hasto.

Masukan dari kiai-kiai NU, menurut Hasto, sangat dibutuhkan, karena bangsa ini khususnya di Jawa Timur,  tidak bisa lepas dari para ulama yang memiliki peran sentral dan penting.

“PDI Perjungan sudah komitmen untuk bergandengan tangan dengan NU, terutama di Jawa Timur.  Ini didasari sejarah dan budaya di Jawa Timur kultur NU sangat melekat. Oleh karena itu masukan kiai sangat kami harapkan, ” ucap Hasto.

Hanya saja Hasto tidak bisa memastikan, apakah nama Saifullah Yusuf atau ada nama lain yang akan diusung PDI Perjuangan. Meski nama Gus Ipul, satu-satunya yang mendaftar melalui DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sebagai calon gubernur.

“Itu sebagai itikad baik dan memiliki kesadaran membangun persaudaraan baik dengan PDI Perjuangan. Yang pasti pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur merupakan satu kesatuan yang harus sejalan dan bersama memajukan Jawa Timur,” urai Hasto.

Sementara itu Ketua GRJ Mat Moctar tidak banyak berkomentar seperti biasanya saat ditanya. Ia hanya menjawab singkat, bahwa peringatan HUT ke 72 dan Idul Adha 1438 Hijriah yang kebetulan momentum bersamaan, sangat tepat kalau mendatangkan para tokoh.

“Ini mementum penting, kita undang mereka ke tempat ini, “ kata Mat Mochtar.

Sekadar tahu, Mat Mochtar adalah tokoh PDI Perjungan Kota Surabaya dan mempunyai kedekatan dengan Wali Kota Tri Rismaharini. Jelang pemilihan gubernur Jawa Timur 2018 ini, ia bersama konstutuennya sudah menyatakan mendukung Saifullah Yusuf sebagai calon gubernur Jawa Timur.

Kesempatan tersebut, juga digunakan Hasto Kristiyanto dan Saifullah Yusuf, membawa sapi kurban untuk disumbangkan ke Masjid Al-Huda di Tenggumung Wetan Surabaya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR