Himbauan Mendagri Atas Teror Terhadap Anggota Polri

Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) ikut buka suara atas maraknya aksi teror terharap anggota Polri. Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Cahyo Kumolo melaui siaran persnya (30/6), menyatakan bahwa aksi teror terhadap anggota Polri semakin memprihatinkan.

Cahyo menghimbau agar Aparat kepolisian beserta masyarakat meningkatkan kewaspasdaan terhadap aksi teror. “Peristiwa teror terhadap anggota Polri sudah pada tahap memptihatinkan. Aksi teror ini harua dilawan oleh semua komponen masyarakat bukan cuma polri,” ujar Cahyo.

Cahyo berharap Kapolri mengambil langkah tegas melakukan pembinaan terhadap anggotanya terkait upaya pencegahan terorisme.

“Kapolri harus segera melakukan pembidaan kedalam untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan terpadu aparat kepolisian serta meningkatkan berbagai upaya deteksi dini melaui intelejen kepolisian,” tandas Cahyo.

Lebih jauh Cahyo menekankan semua pihak harus bekerjasama dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan terhadap aksi terorisme.

“Untuk mengatasi aksi teror harus keluar semua pihak termsuk jajaran Polri, TNI, BIN  serta elemen masyarakat,  kita harus bersama-ama melawan teror tehadap masyarakat dan teror kepada negara, ” ungkap Cahyo.

Dalam siaran persnya, Cahyo menginstruksikan agar  seluruh pemerintah daerah agar meningkatkan koordinasi melalu Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) untuk menanggulangi aksi teroris.

“Sebagai Mendagri kami minta jajaran Kemendagri khususnya jajaran Pemda Propinsi, Kabupaten ataupun Kota Madya untuk meningkatkan koordinasi bersama Forkompimda setempat dengan melibatkan bersama tokoh masyarakat  tokoh agama, tokoh Adat setempat ,” tegas Cahyo.

Lebih lajut Cahyo menghimbau agar semua aparatur tingkat daerah sampai kedesa untuk melakukan pengamanan wilayahnya masing-masing.

“Semua unsure pemerintah daerah khususnya satpol PP harus  mengamankan wilayah pusat keramaian dibawah koordinasi kepolisian setempat dan ditingkat RT/RW Kelurahan/Desa harus dimulai diaktifkan siskamling nelibatkan warga setempat untuk mencermati Keadaan lingkungan, kalau ditengarai dicermati ada gerak gerik yg mencurigakan di lapangan laporkan ke polsek atau koramil setempat,” tandasnya.

Dalam siaran persnya Mentri Dalam Negeri Cahyo Kumolo juga menyatakan prihatinannya atas penyerangan terhadap aparat kepolisian yang terjadi dalam sepekan ini. “Saya selaku mendagri menyampaikam belsangkuwa terhadap anggota kepolisian yang menjadi korban penyerangan teroris di Medan dan di Jakarta,” ujarnya.

Cahyo juga yakin bahw Aparat Kepolisian akan segera mengungkap dalang dibalik aksi teror terhadap anggota Polri, yang kerapa terjadi akir-akir ini.

Seperti diketahui dalam sepekan ini telah terjadi dua aksi teror yang menewaskan dua anggota kepolisian serta melukai anggota lainnya baik di Medan dan di Jakarta.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR