Inilah 14 Parpol Peserta Pemilu 2019 Yang Telah Ditetapkan KPU

Pengumuman Hasil Verifikasi dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi mengumumkan hasil verifikasi dan penetapan Parpol Peserta Pemilu 2019 di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Dari 16 Parpol yang mengikuti Verifikasi Faktual, sebanyak 14 Parpol dinyatakan lolos memenuhi persyaratan KPU. Tiga diantaranya adalah patai baru, PSI, Perindo dan Partai Berkarya.

Sedangkan keempat belas Parpol yang dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2019 adalah :
1. Partai Amanat Nasional
2. Partai Berkarya
3. PDI Perjuangan
4. Partai Demokrat
5. Partai Gerindra
6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia
7. Partai Golkar
8. Partai Hanura
9. Partai Keadilan Sejahtera
10. Partai Kebangkitan Bangsa
11. Partai Nasional Demokrat
12. Partai Persatuan Indonesia
13. Partai Persatuan Pembangunan
14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Sedangkan dua parpol yang dinyatakan tidak memenuhi syarat sehingga tidak dapat menjadi kontestan di Pemilu 2019 mendatang adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang membacakan hasil verifikasi faktual Partai Bulan Bintang (PBB) menyatakan bahwa Partai besutan Yusril Ihza Mahendra tersebut Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena keanggotaan di kepengurusan kabupaten/kota tak memenuhi syarat 75 persen yang ditetapkan Peraturan KPU No. 11 Tahun 2017.

“Adapun kabupaten/kota yang membuat PBB gagal menjadi peserta Pemilu Serentak 2019 adalah Provinsi Papua Barat, PBB tidak memenuhi syarat di Kabupaten Manokwari Selatan,” ujar Wahyu.

Sementara itu, Komisioner KPU, Hasyim As’yari membacakan hasil verifikasi untuk PKPI. PKPI juga ditetapkan TMS sebagai parpol peserta Pemilu 2019. PKPI terkendala kepepengurusan dan keanggotaan yang tidak memenuhi syarat verifikasi faktual.

Hasyim mengungkapkan bahwa Partai dibawah pimpinan AM Hendropriyono tersebut gagal memenuhi batas minimal 75% pada kabupaten/kota di 34 provinsi.

“PKPI tidak berhasil memenuhi syarat di 3 dari 34 Provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Untuk itu, PKPI dinyatakan tidak lolos verifikasi sebagai parpol peserta pemilu 2019,” ungkap Hasyim.

Sementara itu, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan pihaknya meminta Bawaslu untuk memediasi antara PBB dengan KPU Pusat mengenai persoalan di Manokwari Selatan Papua.

Menurut Yusril, sebab tidak lolosnya PBB di kabupaten itu karena anggota PBB kurang enam orang. Keenam orang ini datang terlambat ke KPU karena surat panggilan untuk mereka tak kunjung diterima.

“Sebenarnya semua partai mengalami hal yang sama di Papua, tapi PBB dari dulu selalu dipersulit untuk ikut Pemilu, Masa gara-gara enam orang anggota PBB di Manokwari Selatan datang terlambat datang ke KPU untuk diverifikasi, secara nasional PBB jadi tidak bisa ikut Pemilu. Ini benar-benar keterlaluan” tandas Yusril melalui pesan tertulisnya yang diterima redaksi, Sabtu (17/2/2018).

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR