JAPFA Chess Festival ke-11 2018, Bukti sebuah Komitmen

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, didampingi Ketua Umum PB PERCASI, GM Utut Adianto, secara resmi membuka JAPFA Chess Festival ke-11 di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa, 13 November 2018. (Foto: Nanang Pujalaksana)

PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk kembali membuktikan komitmennya mendukung Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB PERCASI). Kerjasama antar dua lembaga dengan kiprah berbeda itu telah berlangsung selama hampir dua dekade hingga saat ini.

Pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui olahraga Catur, merupakan salah satu di antara sekian bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) JAPFA sebagai perusahaan terbuka dan terkemuka di bidang agribisnis.

“Dibalik olahraga Catur, banyak makna membangun yang mengakar yaitu cerdas, akurat, tekin, ulet, dan rajin,” kata R. Artsanti Alif, Vice President Head of Social Investment JAPFA, beberapa waktu lalu.

Pelibatan kali pertama JAPFA langsung menggebrak dengan menggelar JAPFA Classic International Chess Tournament di Bali pada April 2000. Menghadirkan Grand Master top dunia seperti GM Anatoly Karpov (Rusia) dan GW Judith Polgar (Hungaria), turnamen kategori XV itu mengukir rekor sebagai turnamen Catur dengan elo rating rata-rata tertinggi di Asia hingga saat ini.

Pada Oktober di tahun yang sama, berdiri JAPFA Chess Club di bawah pimpinan pecatur terkemuka Indonesia, GM Utut Adianto.

Sejak itu, komitmen JAPFA untuk Catur di Indonesia diwujudkan secara reguler melalui kegiatan turnamen dan mendukung berbagai agenda PB PERCASI. Teranyar, JAPFA mensponsori pengiriman tim nasional Catur Indonesia ke Olimpiade Catur di Batumi, Georgia, yang berlangsung pada 21 September – 7 Oktober 2018 lalu.

“Dukungan JAPFA merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjalankan prinsip Social Investment dalam menjalankan kegiatan sosialnya. Memegang teguh prinsip ini, JAPFA berupaya untuk tidak hanya mencari keuntungan usaha semata tetapi juga memberikan perhatian kepada Catur di Indonesia,” ujar Artsanti.

JAPFA Chess Festival (JCF) sendiri digelar untuk kali pertama pada 2003. Istilah “festival”, menurut GM Utut Adianto, sengaja dipilih karena memungkinkan bagi semua orang dari tiap kelompok umur, amatir maupun profesional, untuk menjadi pesertanya.

“Selain sebagai ajang prestasi untuk menjaring bibit-bibit pecatur berbakat, festival ini sekaligus ingin menghadirkan kegembiraan bagi komunitas Catur di Indonesia,” kata Ketua Umum PB PERCASI Utut Adianto dalam acara pembukaan JAPFA Chess Festival ke-11, di Aula Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

“Tentu lahirnya pecatur berprestasi itu tak hanya dilakukan oleh Percasi, tapi juga berkat JAPFA yang selama ini rajin membawa mereka ke kejuaraan di berbagai penjuru dunia,” tambah Utut.

JFC ke-11 2018 yang secara resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, akan berlangsung pada 13 – 17 November 2018 dan diikuti oleh 498 pecatur dari 25 provinsi di Indonesia. Selain dari dalam negeri, beberapa peserta lainnya berasal dari Malaysia, Philipina, dan Australia.

Pertandingan utama JCF 2018 menghadirkan WGM Duel Match antara WGM Medina Warda Aulia melawan WGM Janelle Mae Frana dari Philippina. Keduanya akan bertarung dalam lima ronde pertandingan Catur klasik dan memperebutkan hadiah sebesar USD 3.200.

Selain dwitarung itu, JCF 2018 juga menggelar 11 nomor pertandingan untuk kelompok junior, senior, veteran, serta pertandingan antar instansi dan antar panitia melawan awak media.

Di luar hadiah dwitarung, panita JCF ke-11 menyediakan total hadiah sebesar Rp 165 juta dan 1.600 dollar Amerika Serikat.

Turut hadir dalam acara pembukaan JCFC 2018 antara lain Agus Muyono selaku Manajer Social Investment JAPFA, serta jajaran PB PERCASI yaitu Willy M Yoseph (Wakil Ketua Umum), Henry Hendratno (Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua Panitia Pelaksana JFC 2018), A. Fahmo Jauhari (Ketua Bidang Perwasitan dan Pertandingan), Joni (Ketua Bidang Dana), dan Hendry Jamal’s (Ketua Komisi Catur Sekolah).

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR