Jokowi Bagikan 7500 Sertifikat Tanah Untuk Warga Jabodetabek

Setelah acara pembagian sertifikat tanah untuk warga Jabodetabek di Car Free Day dari Presiden RI Jokowi, warga berfoto memperlihatkan sertifikatnya

JAKARTA – Datang dengan menggunakan sepeda, Presiden RI Joko Widodo hadiri penyerahan sertifikat tanah untuk warga Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), yang menjadi program strategis nasional di Lapangan Park & Ride, Jalan MH Thamrin No 10, ‎Jakarta Pusat. Jokowi yang mengenakan jaket merah dikawal Paspampres tiba di lokasi pada pukul 08.50 WIB. Sebelumnya, Jokowi harus menempuh jarak 1 kilometer menyusuri Jalan Medan Merdeka Barat hingga Jalan MH Thamrin dari Istana Merdeka. Sebab, Minggu (20/8/2017) pagi tadi, diberlakukan Car Free Day di kawasan tersebut.

Dihadiri 1200 orang, Jokowi membagikan 7500 sertifikat gratis kepada masyarakat yang bertempat tinggal di Jabodetabek. Sebanyak 350 sertifikat diantaranya diperuntukan kepada warga Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, pembagian sertifikat memang sengaja dilakukan di kawasan bebas kendaraan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Tidak hanya membagikan sertifikat, presiden juga ikut gowes di car free day.

“Beliau didampingi Sekretaris Kabinet, Pramono Anung dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki,” tukasnya kepada awak media.

Dia menambahkan, sertifikasi tanah tersebut penting supaya ke depannya tak ada lagi konflik lahan masyarakat.

“Pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini sedang menggenjot sertifikasi tanah,” imbuhnya.

Tahun ini, 5 juta bidang tanah ditargetkan bisa tersertifikasi. Informasi Kementrian Agraria dan Tata Ruang atau BPN, sampai pekan lalu 1,3 juta dari target 5 juta sertifikat tersebut sudah selesai dikerjakan. Saat ini, pihaknya terus berupaya menyelesaikan target 5 juta sertifikat tersebut.

Sebelumnya, Kepala BPN Kota BogorEry Juliani Pasoreh menyampaikan, sebanyak 350 sertifikat tanah untuk warga Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor merupakan  program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Saat ini, di Kota Bogor sendiri masih terdapat 90.000 bidang tanah yang belum bersertifikat. Jika mengacu kepada target Presiden tahun 2025 seluruh bidang tanah harus sudah bersertifikat, maka 90.000 bidang tanah tersebut harus selesai tersertifikasi selama delapan tahun. Artinya, setiap tahunnya BPN Kota Bogor harus menyelesaikan 11.000 bidang..

PTSL sendiri merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak, yang meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar dalam satu wilayah desa/kelurahan.

Program tersebut digagas oleh Pemerintah Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Program PTSL bertujuan untuk mengakselerasi pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (eko)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR