Jokowi Percayakan KH Maruf Amin Sebagai Cawapres

Teka Teki tentang siapa sosok yang akan mendampingi Jokowi sebagai Cawapres ahirnya terjawab. Bertempat di di Restoran Plataran, Jalan HOS Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018), Jokowi secara resmi mengumumkan bahwa KH Maruf Amin sebagai cawapres.

“Bismillahirahmanirahim, saya memutuskan kembali mencalonkan diri sebagai calon Presiden RI periode 2019-2024. Dan dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai elemen masyarakat, maka saya putuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari parpol Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi saya sebagai cawapres 2019-2024 Profesor Ma’ruf Amin,” ucap Jokowi.

Jokowi mengakui bahwa keputusanya tersebut merupakan tanggung jawab besar dan erat kaitannya dengan cita-cita untuk meneruskan mimpi besar Indonesia maju dalam melanjutkan pembangunan di pelosok Tanah Air.

Dalam deklarasi tersebut, jajaran Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal (sekjen) dari partai politik pendukung Jokowi nampak turut serta berkumpul bahkan sebelum Jokowi mengumumkan deklarasinya.

Tentang sosok Ma’ruf Amin sendiri, Pria kelahiran Tangerang, 11 Maret 1943 tersebut saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebelum menjadi Ketua Umum, Ma’ruf pernah menjadi Ketua Komisi Fatwa yang bertanggung jawab soal penerbitan fatwa MUI.

Pria yang juga akrab dipanggil Yai Ma’ruf tersebut merupakan salah satu Ulama kharismatik yang disegani khusunya di kalangan warga Nahdliyin. Sehingga karena keilmuanya tersebut, Nahdlatul Ulama mempercayai Yai Ma’ruf sebagai pimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama yakni sebagai Rais Aam PBNU.

Dalam dunia politik,Yai Ma’ruf termasuk orang yang kenyang makan asam garam perpolitikan tanah air. Dimulai dari menjadi Anggota DPRD DKI melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Yai Ma’ruf kemudian melanjutkan karier politiknya di Senayam sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

Dalam Pemerintahan, Ulama yang identik dengan busana Sarungan tersebut pernah menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden dalam kurun waktu mulai 2007 hingga 2014 pada masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Nama KH Ma’ruf Amin sebagai Calon Wakik Presiden mendampingi Jokowi sebenarnya sudah pernah diungkap oleh Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Gus Romi). Beberapa waktu lalu Gus Romi mengungkapkan secara isyarat bahwa orang yang akan mendampingi Jokowi sebgai Cawapres adalah tokoh berinisial M. Maka apabila merujuk pada pernyataan Jokowi sebelumya yang mengatakan bahwa Cawapresnya adalah orang cukup dikenal terutama Umat Islam dan bukan dari kalangan Partai publik langsung dapat menerka bahwa sosok yang dimaksud adalah KH Ma’ruf Amin.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR