Kampanyekan ISIS Melalui Aplikasi Telegram, Seorang WNI di Malaysia Divonis 19 Tahun Penjara

ISIS Cyber Media (ilustrasi)

Pengadilan Tinggi Malaysia menjatuhkan hukuman 19 tahun penjara kepada seorang Warga Negara Indonesia. Pasalnya, WNI yang bernama Rino Kaswara Kasmar tersebut terbukti kampanyekan ISIS melalui aplikasi Telegram saat berada di Malaysia.

Dilansir dari Malaysia Digest, Selasa (21/11/2017) Hakim Datuk Azman Abdullah menyatakan ketiga tuduhan jaksa kepada pria WNI yang berprofesi sebgai penjahit tersebut. Tuduhan pertama yang terbukti adalah Rino telah menyebarkan dukungan terhadap ISIS melalui grup Telegram yang dibuatnya. Sementara ISIS dan faham-fahamnya merupakan hal yang dilarang di Malaysia. Perbuatan itu dilakukan Rino saat berada di Jalan Pasar, Perak, Malaysia pada 2 Mei 2017.

Kemudian tuduhan kedua, Rino juga mengajak orang untuk bergabung dalam Muhajidin Indonesia Timur (MIT) kelompok teroris yang sudah menyatakan kesetiannya kepada ISIS. Ajakan itu juga dilakukan Rino lewat aplikasi Telegram pada 2 Mei 2017 dan 2 Juni 2017. Saat mengkapanyekan hal itu, Rino menggunakan nama Rijal Mujahideen Minangkabau.

Rino juga dipersalahan dalam persidangan atas tuduhan ketiga yakni Ia terbukti menyimpan 83 foto terkait ISIS dan aksi terorisme yang terjadi di Malaysia. Tindakan seperti yang Rino lakukan iti juga merupakan larangan di Malaysia dan pelakunya dapat diancam dengan hukuman hingga 30 tahun penjara.

Selama persidangan, Rino tidak didampingi pengacara. Namun pasca vonis dikeluarkan, Rino meminta keringanan hukum dengan alasan dia harus merawat ibunya yang saat ini sedang sakit.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR