Kantor Imigrasi Gunung Sitoli Resmi Dibuka, Jangkau Pelayanan Keimigrasian Masyarakarat Nias

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Ronny Franky Sompie hari ini (28/3/2018) meresmikan Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara pada Rabu. (Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Setjen Kemenkumham).

Nias-Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Ronny Franky Sompie meresmikan Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara pada Rabu (28/3). Kantor Imigrasi itu akan membuka pelayanan keimigrasian bagi masyarakat yang tinggal di Kepulauan Nias.

Ronny Sompie yang mewakili Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, bahwa UKK Imigrasi Gunung Sitoli berada di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas II Sibolga. Adapun diresmikannya UKK tersebut, untuk memberikan pelayanan keimigrasian bagi masyarak Nias.

“Letak Pulau Nias yang cukup jauh dari Sibolga menjadi alasan pendirian UKK Imigrasi di Gunung Sitoli,” ujarnya.

Dirjen Imigrasi ini melanjutkan, bahwa saat ini pelayanan keimigrasian harus memenuhi unsur kepastian hukum yang jelas, waktu yang cepat, pengurusan yang transparan dan akuntabel. Sehingga diperlukan upaya strategis untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memberikan pelayanan prima.

Maka hadirnya UKK Imigrasi yang resmi beroperasional di Gunung Sitoli di Pulau Nias. Pelayanan keimigrasian terhadap seluruh lapisan masyarakat, akan menjangkau kemudahan dari segi transportasi, menghemat waktu, dan memangkas jarak tempuh.

“Masyarakat yang tinggal di Pulau Nias tidak perlu pergi ke Sibolga atau ke Medan untuk mendapatkan pelayanan keimigrasian. Karena mereka dapat dilayani petugas imigrasi di daerahnya sendiri,” ucap Ronny menjelaskan.

Sementara itu, Wakil Walikota Gunung Sitoli Sowa’a Laoly menyambut baik pendirian UKK Imigrasi Gunung Sitoli. Sowa’a Laoly mengatakan, karena hal ini membantu masyarakat Kepulauan Nias. Bahkan sejak diujicobakan pada 2 Februari 2018, UKK Imigrasi Gunung Sitoli telah melayani 193 penerbitan paspor.

“Di samping pelayanan paspor, UKK Imigrasi juga akan membuka layanan izin tinggal bagi orang asing dan menjalankan fungsi pengawasan keimigrasian dalam wadah Tim Pengawasan Orang Asing ( Timpora),” ungkapnya.

Adapun pihak Pemerintah Kota Gunung Stioli telah menyiapkan 9 tanah untuk dijadikan sebagai kantor imigrasi di Kepulauan Nias. “Sehingga kami berharap ke depan bisa menjadi Kantor Imigrasi,” Sowa’a Laoly menambahkan.

Turut hadir pada peresmian UKK Imigrasi antara lain Kakanwil Kemenkumham Sumut Liberty Sitinjak, Direktur Kerjasama Keimigrasian Efendy B. Peranginangin, dan Unsur Muspida Kota Gunung Sitoli.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR