Kantor Relawan Indonesia Kerja Dibobol Maling, Ini Kronologinya

Kantor Relawan Indonesia Kerja dibobol maling. Tampak penampakan pintunya setelah pembobolan (foto dokumen RIK)

Kantor Relawan Indonesia Kerja (RIK), organisasi relawan pendukung Jokowi di Jalan Menteng Raya No.232 Medan (depan Pom Bensin Menteng II) Dibongkar maling. Akibat kejadian tersebut, 1 unit sepeda motor honda vario dan peralatan kantor serta dokumen pilpres hilang.

Adapun kronologi diketahuinya kejadian pembobolan itu, sebagai berikut:

1. Senin 29 Juli 2019 pukul 14. 30 WIB pengurus RIK antara lain Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Sahat Simatupang; Wakil Ketua Victor Pakpakan, Ketua RIK Dapil 5 Medan Romy Cokro dan Ketua Satgas DPP RIK Jacky Situmorang dan aktivis Fakultas Hukum USU Aminulah Manalu, menghadiri acara deklarasi Airlangga Hartarto sebagai Calon Ketua Umum Partai Golkar di Le Polonia Hotel atas undangan DPD Goklar Sumut.

2. Pukul 16.30 WIB pengurus RIK bubar dari Le Polonia Hotel dan lakukan pertemuan di Jalan Multatuli disalah satu Restoran/Cafe hingga Pukul 20.30 WIB.Selanjutnya masing – masing bubar.

3. Adapun Saudara Romy Cokro yang selama ini tinggal di Kantor DPP RIK, kembali ke kantor, dan tiba pukul 23.00 WIB dan meletakkan sepeda motor di dalam kantor RIK.

4. Sekitar pukul 01.30 tanggal 30 Juli 2019 saudara Romy Cokto tidur di kamar depan Kantor DPP RIK. Di kantor DPP RIK ada 3 kamar tidur. Sebelum tidur saudara Romy Cokro memastikan posisi gerbang digembok dan pintu kantor dikunci. Kunci pintu masuk menempel di pintu.

5. Jam 06.30 saudara Romy Cokro terbangun dengan posisi pintu utama dan pintu tengah serta pintu gerbang terbuka. Yang melihat pertama sekali kondisi tersebut adalah Ibu penjual lontong yang menyewa  di halaman DPP RIK. Kaca nako samping pintu utama sudah dilepas sebanyak 3 keping.

6. Kerugian yang dialami berupa hilangnya sepeda motor, yang ada didalam kantor, jenis Honda Blade dengan nomor polisi BK 4541 ACH, warna oranye hitam. Selain motor, hilang juga uang  Rp 200 ribu  dari dompet Romy Cokro, serta dokumen Pilpres berupa perhitungan suara Pilpres se Sumut dan SK pengurus dan dokumen acara DPP RIK dan Sekber Relawan Jokowi hilang. Total kerugian ditaksir sekitar Rp 8.5 juta.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR