Kapal Yang Ditumpangi Kapolres Labuhanbatu Beserta Jajarannya Tenggelam, Sejumlah Personil Dinyatakan Hilang

Peroses evakuasi para korban akibat kapal cepat yang ditumpangi Kapolres Labuhanbatu beserta jajarannya tenggelam pada Sabtu (21/4/2018). Foto: Polda Sumatera Utara

Kapal yang ditumpangi Kapolres Labuhanbatu beserta jajarannya tenggelam. Kapolres AKBP Frido Situmorang beserta jajarannya tenggelam di sekitar Perairan Desa Sei Lumut, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui rilisnya yang diterima indeksberita.com Sabtu (21/4/2018), mengungkapkan bahwa pada pukul 13.00, AKBP Frido Situmorang bersama Wakapolres Labuhanbatu Kompol Andi Chandra dan jajarannya menggunakan kapal menuju Kelurahan Labuhanbilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu. Mereka pergi ke Kelurahan Labuhanbilik untuk melakukan kunjungan kerja.

Selanjutnya menurut Sutopo, Pukul 14.30, Kapolres Labuhanbatu beserta jajarannya melanjutkan perjalanan menggunakan boat menuju ke Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

“Perjalanan itu dilanjutkan dengan kunjungan ke Tangkahan Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu pada pukul 16.00. Namun, selang setengah jam kemudian, diperkirakan di Perairan Desa Sei Lumut, perahu yang membawa Kapolres dan Wakapolres Labuhanbatu tenggelam,” ujar Sutopo dalam rilisnya.

Sampai saat ini, lanjut Sutopo, para personel BPBD Pemkab Labuhanbatu, Polres Labuhanbatu, Koramil 04/Labuhanbilik Kodim 0209/LB, Pos TNI AL Sei Berombang dan masyarakat masih bekerjasama dalam melakukan pencarian penumpang kapal rombongan Polres Labuhanbatu yang belum ditemukan termasuk Wakapolres Labuhanbatu Kompol Andi Chandra.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengungkapkan bahwa Diyakini kapal tenggelam usai menabrak tunggul kayu di perairan Sungai Berombang.

“Ya benar, kapal tenggelam yang ditumpangi Kapolres Labuhan Batu tenggelam. Kapal diduga menabrak tunggul kayu dan kapal pecah hingga tenggelam,” ungkap Rini ,Sabtu (21/4/2018).

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap para korban yang hilang masih terus dilakukan. Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpaw juga telah memerintahkan Wakapolda Sumut, Karoops Polda Sumut dan Kasat Brimob Polda Sumut serta Kasat Polairud untuk melakukan langkah cepat dalam mengevakuasi para korban.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR