Kementerian ATR/BPN Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf Di Jawa Barat

Presiden Joko Widodo dan Menteri ATR/BPN Kamis (24/5) berada di Masjid Agung Al Imam Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat, untuk bagikan sertipikat tanah wakaf di Jawa Barat. (Foto Humas Kementerian ATR/BPN))

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menyerahkan Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Barat. Sertipikat tersebut dibagikan kepada 12 orang perwakilan yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Masjid Agung Al Imam Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat, Kamis (24/5).

Sertipikat tanah wakaf ini adalah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang sampai bulan Mei 2017 telah diterbitkan sejumlah 240 bidang dengan luasan 266.368 M2 yang tersebar di 24 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Sertipikat Tanah Wakaf yang diserahkan tersebut menyasar kepada tanah-tanah keagamaan seperti masjid, gereja, wihara, pondok pesantren, panti asuhan, madrasah, dan lain lain.

Presiden Joko Widodo di Majalengka (Foto Humas Kementerian ATR/BPN)
Presiden Joko Widodo di Majalengka (Foto Humas Kementerian ATR/BPN)

Pada kesempatan tersebut Presiden mengatakan bahwa dirinya akan menyelesaikan sertipikat tanah wakaf ini secepatnya. “Tahun ini akan disertipikatkan tanah wakaf di Provinsi Jawa Barat minimal sebanyak 2000 bidang untuk tempat ibadah, mushola, madrasah, dan pondok pesantren,” ungkapnya.

Presiden menuturkan bahwa setiap dirinya berkunjung ke desa, ke kampung, ke daerah, ke provinsi banyak sekali sengketa-sengketa yang berkaitan dengan tanah wakaf. “Di Jakarta saya dengar, di pusat kota, di tengah kota bahwa ada masjid yang sudah diwakafkan, tapi begitu harga tanahnya naik sampai 150 juta per meter, kemudian ahli warisnya menggugat, nah masjidnya belum memiliki sertipikat, nah inilah rawanya disitu, karena sertipikat tanah itu adalah bukti hukum hak atas tanah yang kita miliki,” ujar Presiden.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil di Majalengka (Foto Humas Kementerian ATR/BPN)
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil di Majalengka (Foto Humas Kementerian ATR/BPN)

Oleh sebab itu lanjut Presiden ia telah memberikan target untuk setiap Provinsi agar tanah-tanah wakaf tersebut statusnya menjadi jelas sehingga memiliki tanda bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki.

Penyerahan sertipikat tanah wakaf ini mendapat sambutan baik dari para ulama salah satunya adalah K.H. Nurharyadi Ju’an Pimpinan Pondok Pesantren Siraajul Ummah Kab. Bekasi. “Alhamdulillah dengan program sertipikasi ini kami dari Pondok Pesantren Siraajul Ummah sangat terbantu dan bersyukur kepada Allah, dari proses awal sampai akhir pensertipikatan tanah ini kami beri nilai baik dan lancar tidak ada hambatan, kami mengucapkan terima kasih atas semua orang yang bersangkutan didalamnya,” ungkap K.H. Nurharyadi Ju’an.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR