Kementerian PUPR Lakukan Pemasangan Panel Surya di Bendungan Jatibarang dan Bendungan Lain di Indonesia

Pemasangan Panel Surya di Bendungan (Foto Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

Jakarta–Ada terobosan dalam bidang energi terbarukan yang sedang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam bentuk pemasangan panel surya di bendungan di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam kunjungan kerjanya ke Bendungan Jatibarang, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Menteri Basuki menjelaskan, pemasangan panel surya di bendungan di seluruh Indonesia, untuk mencukupi kebutuhan listrik bagi operasional setiap bendungan tersebut. Dan untuk Bendungan Jatibarang sendiri, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, Ditjen Sumber Daya Air, sedang membangun 936 panel surya.

Diperkirakan listrik yang dapat dihasilkan sekitar 300 KWH yang akan digunakan untuk operasional bendungan. “Listrik yang dihasilkan akan masuk dalam sistem PLN, sehingga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengoperasian bendungan secara mandiri,” ujar Basuki.

Pembangunan panel surya ini merupakan proyek percontohan dalam rangka mengoptimalkan aset bendungan. Pembangunan panel surya di Jatibarang Semarang ini, akan direplikasi di bendungan lainnya di seluruh Indonesia.

“Jadi tidak hanya di tubuh bendungan saja, tapi nanti di badan-badan air bendungan, sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan,” demikian disampaikan Basuki.

Foto Panel Surya (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Foto Panel Surya (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

Menteri Basuki juga melakukan pengecekan terhadap kebersihan bendungan dan gedung pengelola bendungan, agar terintegrasi dengan keindahan pemandangan di sekitar Bendungan. Hal tersebut dilakukan mengingat bendungan ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Semarang.

“Gedung pengelola cukup bersih dan dikelola dengan baik karena memang ini menjadi daerah tujuan wisata di Kota Semarang. Banyak sekali satwa-satwa seperti kera. Hal ini menjadi tantangan dalam perawatan dan pengoperasian panel surya,” jelas Menteri Basuki.

Sebagai daerah tujuan wisata yang manarik, diakui pula Budi Seryawan, yang kami wawancara saat bersama keluarganya berwisata ke Bendungan Jatibarang. Ia dan keluarganya selain melancong menikmati bendublngan dan keindahan alam sekitarnya, ia juga bisa melihat obyek wisata Goa Kreo yang dihuni oleh kera dan satwa lainnya.

“Indah dan banyak pilihan, selain wisata air di bendungan, kita bisa ke Goa Kreo, melihat kera disana,” ujarnya.

Untuk itu, Kementerian PUPR juga melakukan penghijauan dan penanaman pohon pada kawasan hijau bendungan, diantaranya pohon buah-buahan seperti pisang yang sekaligus menjadi sumber makanan bagi satwa-satwa yang ada.

Untuk diketahui, Bendungan Jatibarang memiliki luas genangan 189 hektar. Dibangun sejak Oktober 2009 dan pada 4 Mei 2015 dikeluarkan izin operasinya oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR