Ketua DPR Dorong UU Narkotika Segera Direvisi

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (foto dokumen). Dalam rilisnya ia mendorong agar pemerintah segera mengajukan revisi UU Narkotika (UU nomor 35 tahun 2009)

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong agar pemerintah segera mengajukan revisi UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, pasalnya, saat ini peredaran barang haram itu sangat mengkhawatirkan sehingga diperlukan payung hukum dalam hal ini UU Narkotika yang lebih kuat.

“DPR mendorong pemerintah untuk segera menyampaikan revisi UU Narkotika yang sudah masuk Program Legislasi Nasional prioritas tahun 2018,” kata Bambang di Senayan, Jakarta, Senin (5/3).

Bambang menegaskan, DPR berkomitmen untuk memerangi narkoba yang peredarannya saat ini semakin mengkhawatirkan. Bahkan, dirinya mengakak seluruh pihak untuk tidak membiarkan Indonesia menjadi surga bagi masuknya narkoba dari negara-negara asing.

Dirinya menilai, UU Narkotika yang ada saat ini sudah tidak memadai lagi dalam memberikan efek jera kepada para bandar maupun pengedar narkoba.

“Kami tegaskan bahwa DPR jihad melawan narkoba, bahkan kami meminta Badan Legislasi DPR untuk merevisi UU Narkotika yang merupakan usul inisiatif pemerintah,” ujarnya.

Tak hanya itu, kata Bambang, apabila diperlukan maka revisi UU Narkotika menjadi usul inisiatif DPR sebagai wujud komitmen insititusinya memerangi narkoba.

Selain itu, lanjut Bambang, mengapresiasi keberhasilan Tim Gabungan Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Intelijen Negara (BIN), TNI, Bea Cukai yang menggagalkan upaya penyelundupan 1 ton plus 1,6 ton narkoba jenis sabu dan ekstasi di Perairan Kepulauan Riau.

“DPR meminta Kepolisian agar penindakan tidak berhenti kepada para awak kapal melainkan mengusut tuntas sampai ke bandar besar agar membuat efek jera,” katanya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR