Laura Hafid Nyatakan Nunukan Layak Menerapkan New Normal

Kabupaten Nunukan dinyatakan layak untuk mulai menerapkan new normal menyikapi pandemi covid-19. Demikian antara lain kesimpulan Rapat Virtual Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid–19 dengan Jajaran Forkopimda Kabupaten Nunukan di Kantor Bupati Nunukan, Senin ( 8/6).

Kesimpulan terkait kelayakan penerapan new normal tersebut diambil setelah beberapa kriteria yang ditetapkan sebagai syarat untuk penerapan new normal sudah terpenuhi, antara lain angka potensi penularan atau angka reproduksi (RO) di bawah 1, memadainya fasilitas kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD), angka kematian akibat positif covid–19 masih nol, serta sudah dilakukannya berbagai upaya untuk mencegah penyebaran covid–19.

Data secara epidemologi juga menunjukkan dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Nunukan 16 kecamatan diantaranya sudah berada di zona hijau, 5 kecamatan berada di zona kuning, dan tidak ada satupun kecamatan yang berada di zona merah.

Penentuan zonasi mengacu kepada kriteria jumlah kasus penderita positif covid – 19, jumlah ODP/PDP, jumlah kematian yang dimakamkan dengan protocol covid – 19, dan penularan langsung kepada petugas kesehatan selama setidaknya 14 hari.

Dari empat kriteria tersebut selanjutnya dijumlahkan, jika scorenya 100 maka berada di zona hijau, 80 – 95 zona kuning, dan 60 – 79 zona merah. Dari lima kecamatan yang masih berada di zona kuning, itupun score-nya sebetulnya sudah mendekati zona hijau karena kelima – limanya memiliki score 95.

Meskipun sudah dinyatakan layak untuk menerapkan new normal, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid yang memimpin rapat virtual tersebut tidak ingin buru – buru dalam menetapkan penerapan new normal.

“Penerapan new normal tanpa persiapan yang baik dan matang dikhawatirkan justru dapat menimbulkan terjadinya lonjakan kasus covid – 19 di belakang hari,” tutur Laura
Untuk itu, Laura meminta agar para kepala perangkat daerah segera menyusun panduan kesehatan di bidang tugasnya masing masing, serta secepatnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Sosialisasi inilah yang harus terus menerus dilaksanakan kepada masyarakat, agar jangan sampai muncul anggapan bahwa kalau ditetapkan new normal dianggapnya sudah bebas dan aman dari virus,” kata Laura.

Penerapan new normal secara hati – hati tersebut didukung oleh jajaran TNI/Polri. Komandan Kodim (Dandim) 0911 Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto dan Kapolres Nunukan AKBP. Syaiful Anwar menyatakan siap mendukung penerapan new normal oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan, terutama terkait dengan upaya peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak.

“Kedisiplinan semua pihak dalam mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah adalah kunci agar penerapan new normal ini bisa berhasil dengan baik. Sehingga edukasi kepada masyarakat harus tetap dan terus dilakukan,” kata Eko Pur Indriyanto.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Rahma Leppa Hafid dalam kesempatan itu meminta agar semua kebijakan yang diambil pemerintah dalam rangka penanganan covid – 19 tidak ada yang memberatkan masyarakat.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR