Loyalis Jokowi Berang Dengan Statmen Dirut PLN


Ucapan Dirut PLN, Sofyan Basir Pada Jum’at (6/6), jika tarif listrik dalam tiap bulannnya akan turun dirinya menyarankan agar mencabut saja meteran, akirnya berbuntut panjang. Selah seorang aktifis loyasil Jokowi, menganggap stamen dirut PLN itu keterlaluan.

Pada indeksberita.com, Direktur Eksekutif 98 Insitute, Sayed Junaidi Rizaldi meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mencopot Direktur Utama (Dirut) PLN Sofyan Basyir dari jabatannya.

“Mulut Sofian Basir sudah keterlaluan. Masak orang lagi kesusahan bayar listrik dibuat untuk bercanda,” kata Sayed Minggu (18/6).

Seperti diketahui, statment Sofyan Basir dilontarakan pada Jum’at (16/6) dalam acara buka puasa bersama dengan awak media disalah satu restoran di kawasan bilangan Jakarta Selatan. “Mau tarif listrik turun? Cabut meterannya,” ucap Sofyan berkelakar.

Lebih jauh Sayed berpendapat bahwa tidak sepantasnya Sofyan Basir sebagai pejabat negara berucap seperti itu meskipun niatnya  bercanda.

“Kenaikan listrik jangan dipikir cuma soal bayar token listrik atau bayar bulanan nya. Tapi ini menyangkut penderitaan rakyat, apa pantas penderitaan rakyat buat bahan becandaan pejabat negara yang notabennya bertanggung jawa atas kebijakan tersebut,”  tegas Aktifis 98 ini.

Aktifis yang dikenal dengan sebutan Pak Ci oleh oara kolegannya ini bahkan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigasi terhadap kinerja PLN.

“BPK harus melakukan audit terhadap kinerja PLN. Selama Sofyan menjabat Dirut PLN tidak ada kemajuan yang signifikan di tubuh PLN,” tutup pak Cik.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR