Mapolda Riau Diserang Teroris, 4 Pelaku Tewas Ditembak

Kondisi depan Mapolda Riau pasca terjadi penyerangan yang mengakibatkan 4 orang pelaku tewas,seorang polisi meninggal, dua orang luka-luka dan dua orang wartawan cidera.

Mapolda Riau diserang oleh sekelompok orang yang diduga sebagai Teroris sekitar pukul 09:00 WIB. Dengan mengendarai mobil minibus toyota avanza warna putih, para pelaku sengaja menabrak anggota Provost Polda Riau, dan turut melukai dua wartawan yang saat itu hendak meliput jumpa pers tentang penangkapan narkoba.

Setelah menabrak pagar pintu masuk Mapolda Riau, dua orang dari pelaku keluar dari mobil yang mereka kendarai. Dengan bersenjata tajam jenis samurai, mereka berusaha menyerang polisi yang sedang berada di pos jaga.

Pada saat kejadian, Kapolda Riau Irjen Pol Nandang hendak menyampaikan jumpa pers pengungkapan kasus narkoba. Akibat peristiwa itu, dua orang angota Polisi terluka di bagian tangan dan kepala serta dua wartawan yang akan meliput pers rilis juga terluka.

Empat orang pelaku dikabarkan tewas dan seorang lagi melarikan diri. Kapolda Riau Irjen Nandang ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini jenazah para pelaku telah dibawa ke RS Bhayangkara Riau.

“Keempat pelaku mati dan pelaku saat ini telah dibawa ke RS Bhayangkara Riau,” ungkap Nandang.

Keempat pelaku yang tewas tersebut, lanjut Nandang adalah tiga orang yang turun dari mobil dan seorang lelaku lagi yang berada dalam mobil.

“Tiga orang yang turun dari mobil lantas menghunuskan senjata tajam dan hendak menyerang polisi, tetapi berhasil ditembak dan tewas,” ungaknya.

Sedangkan satu orang terduga teroris yang berada di dalam mobil, lanjut Nandang, juga dilumpuhkan karena mengenakan rompi diduga berisi bom.

Sedangkan seorang pelaku yang kabur ketika dikejar polisi masuk ke rumah dinas Wakapolda Riau. Pelaku tersebut terdesak dan bersembunyi di balkon. Polisi lantas memaksanya membuka pakaian dan mengangkat tangan, buat membuktikan kalau dia tidak mengenakan rangkaian bom.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR