Masyarakat Transportasi Sumut Konvoi Dukung Jokowi – Ma’ruf Amin

Konvoy kendaraan yang tergabung Masyarakat Transportasi Sumut, dari lapangan Merdeka Medan menuju Lapangan Garuda, Kabupaten Deli Serdang (SHAH)

Ribuan warga, supir  dan pemilik angkutan kota yang tergabung dalam masyarakat transportasi Sumut melakukan aksi konvoi kenderaan roda empat dari Lapangan Merdeka Medan menuju Lapangan Garuda, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa pagi 18 September 2018. Aksi konvoi kenderaan melibatkan 9 perusahaan angkutan umum dari berbagai jasa angkutan seperti Koperasi Pengangkutan Medan (KPUM); CV.Medan Bus; Rahayu; Nitra; Mars dan lain – lain serta kenderaan pribadi.

Aksi konvoi masyarakat transportasi menurut koordinator aksi Israil Situmeang sengaja mereka lakukan sebagai bentuk dukungan moral untuk Presiden Joko Widodo melanjutkan kepemimpinan pada periode keduanya.

“Kami para supir angkutan umum merasakan langsung kepemimpinan Pak Jokowi antara lain tidak ada lagi para spekulan bahan bakar dan kelangkaan bahan bakar seperti yang terjadi pada masa yang lalu,” kata Situmeang.

Selain ketersediaan bahan bakar, supir, ujar Situmeang, juga merasakan manfaat infrastruktur jalan tol yang dibangun pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla. Masyarakat trasportasi, sambung Situmeang, berterimakasih kepada Jokowi karena jalan tol di Sumut bermanfaat untuk supir.

“Kalau sebelumnya kami harus menempuh 3 jam sampai 4 jam perjalanan dari Terminal Amplas menuju Tebing Tinggi lewat jalan biasa dan menghabiskan 15 liter bahan bakar, sekarang setelah ada jalan tol Medan – Tebing Tinggi, waktu tempuh dari  Terminal Amplas – Tebing Tinggi hanya 1 jam dan menghabiskan 7 liter bahan bakar,” kata Situmeang.

Meski memuji Jokowi, namun supir, kata Situmeang tetap mengkritik pemerintahan terutama mengenai angkutan online dan pengurusan perizinan perusahaan angkutan umum.

“Kami kritik Pak Jokowi karena perizinan perusahan angkutan umum yang dijanjikan bisa cepat selasai namun faktanya masih berbulan – bulan. Namun kami yakin Jokowi akan memperbaikinya,” ujar Situmeang.

Sejumlah tokoh masyarakat dan mantan legenda sepakbola PSMS era 80 – an mendukung aksi masyarakat pengguna transportasi. Ephorus Emiritus HKBP Pdt WTP Simarmata dan mantan pengurus Front Pembela Islam (FPI) Sumut Uztad Dahrul serta kiper legendaris PSMS Jamaludin Hutauruk atau yang lebih dikenal dengan panggilan Jampi Hutauruk. Selain Jampi, tiga legenda PSMS Parlin Siagian dan Badia Raja Manurung serta Amrustian.

“Kami mendukung kawan – kawan supir mendukung Jokowi makanya hadir. Saya dan kawan – kawan ikut konvoi.” kata Jampi Hutauruk.

Pantauan Indeksberita.com, Kepala Satuan Lalulintas Polrestabes Medan Ajun Komisaris Besar Juliani Prihatini naik ke mobil komando mengingatkan peserta konvoi agar tertib. “Saya himbau bapak – bapak supir dan peserta konvoi agar tertib dijalan. Setelah sampai ditujuan, dan kembali ke Medan saya himbau jangan konvoi,” katanya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR