Megawati: BUMN harus Dikembalikan Menjadi Alat Negara untuk Memperkuat Ekonomi Rakyat

Dalam pidatonya di acara rakernas PDI Perjuangan pada hari Minggu 10 Januari tahun 2016 di Kemayoran, Megawati menyinggung sikap politik ekonomi partai berkaitan dengan BUMN. Megawati menyatakan bahwa PDI Perjuangan memberikan perhatian khusus untuk meluruskan tata kelola BUMN agar sesuai perintah konstitusi. Upaya dilakukan melalui fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, untuk membentuk  pansus/angket Pelindo 2, yang diyakini menjadi pintu masuk dalam memperbaiki BUMN.

Sikap politik ekonomi tersebut, tergambar dari kutipan pidato Megawati dibawah ini:

“PDI Perjuangan memberikan perhatian khusus, karena kita di DPR ada fraksinya…melalui perubahan undang-undang tentang BUMN ini. Demikian halnya ketika Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesua  memutuskan untuk menggunakan hak-hak Dewannya, bukan hak ibu Mega, melalui Pansus/Angket Pelindo 2. Pansus ini diyakini menjadi pintu masuk untuk mengembalikan tata kelola BUMN sesuai perintah konstitusi”.

Dan dalam pidatonya pula, Megawati menjelaskan tentang apa yang disebut dengan fungsi BUMN yang sesuai konstitusi, yaitu:

“BUMN harus dikembalikan menjadi alat negara untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui fungsi redistribusi, membuka akses permodalan dan meningkatkan produktifitas rakyat”

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR