Mencegah Curas, Polres Jakarta Timur Audit Pengamanan Obyek Vital

Satuan Shabara Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur ( Polres Jaktim) melakukan audit pengamanan Obyek Vital ( Pam obvit), antara lain pengamanan Bank di wilayah hukumnya. Menurut Kapolres Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo, audit dilakukan guna mencegah ancaman Curas (pencurian dan kekerasan) senjata api.

Menurut Andry, selain menghitung jumlah personel keamanan, Polres Jaktim juga mengaudit komponen keamanan lainnya, sampai dengan jumlah personal polisi yang diperbantukan.

“Kami bukan hanya menghitung kecukupan jumlah keamanan, juga mengaudit kpmponem keamanan lainnya, seperti sistem keamanan internal yakni kamera closed circuit television (CCTV), kondisi lapangan dan alarm, jumlah karyawan, jumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM), jam operasional, sampai dengan personel kepolisian yang diperbantukan,” ujar Andry pada hari Sabtu (3/6/2017).

Adapun Bank yang diaudit oleh Polres Metro Jakarta Timur:antara lain:

1. Bank BRI Jatinegara Timur

2. Bank DKI Otista

3. Pegadaian Jatinegara Barat

4. Bank BNI Matraman

5. Pegadaian Syariah Cipinang Elok

6. Pegadaian Buaran

7. Pegadaian Sunan Giri

8. Bank BJB Rawamangun

9. Bank BNP Capem Jatinegara

10. Bank Maspion Capem Pasar Jatinegara

11. Bank Mandiri Pemuda Rawamangun

12. Bank BRI Pemuda Rawamangun

13. Bank Mandiri Pegambiran Rawamangun

Audit yang dilakukan pada bulan Mei 2017 ini bertujuan untuk mencegah curas senpi yang berpotensi meningkat selama bulan Ramadhan. “Audit Pam Obvit kali ini diberi jargon, ” Peka, Antisipatif, Tegas dan Humanis,” pungkas Andry.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR