Menteri Susi Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Hiu Kencana Oleh TNI AL

Penyematan Brevet oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dan enam pejabat negara lainya di dalam Kapal Selam Nagapasa -403, Kamis (11/1/2018), menandakan mereka sebagai warga kehormatan Hiu Kencana (Foto : TNI AL)

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti menjadi salah satu orang yang diangkat menjadi Warga Kehormatan Hiu Kencana oleh TNI Angkatan Laut. Brevet tersebut disematkan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi di dalam lambung kapal selam Nagapasa-403 yang sedang menyelam di perairan Benoa, Bali, Rabu (10/1/2018).

Selain Susi Pujiastuti, brevet juga disematkan kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Penyematan brevet diawali dengan savety brief di conference room KRI I Gusti Ngurah Rai. Selanjutnya, Panglima TNI, Kasad, Kapolri dan tiga Menteri Negara tersebut menggunakan Sea Rider Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmatim menuju KRI Nagapasa-403 yang dikomandani Letkol Laut (P) Herry Setyawan.

Didampingi Komandan Satsel Koarmatim Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa dan Komandan Satkopaska Koarmatim Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko, rombongan melalukan perjalanan menempuh ombak sejauh 2 nautical miles sebelum pindah ke KRI Nagapasa.

Sedangkan pada saat upacara penyematam brevet warna hitam kebanggaan TNI AL tersebut digelar, Kapal Selam Nagapasa berada di kedalaman 30 meter di bawah laut.

Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Suratno dalam pesan tertulisnya yang diterima redaksi Kamis (11/12/2018) mengungkapkan bahwa brevet hitam Hiu Kencana adalah simbol pengakuan untuk provesionalisme prajurit TNI AL.

“Brevet Hiu Kencana bukan hanya simbol pengakuan terhadap profesionalisme prajurit kapal selam TNI Angkatan Laut, dalam taktik dan teknik peperangan bawah air, yang dapat menumbuhkan kebanggaan dan jiwa korsa bagi prajurit yang telah berhasil melalui kualifikasi,” ungkap Suratno.

Tetapi Suratno menjelaskan bahwa penyematan brevet tersebut juga sebagai bentuk penghornatan dari TNI Angkatan Laut kepada siapapun yang berjasa terhadap pengembangan kapal selam TNI AL.

“Brevet disematkan kepada tokoh dan warga serta jajaran TNI dan TNI AL yang berjasa terhadap pengembangan kapal selam TNI Angkatan Laut dengan semboyannya Wira Ananta Rudira (Tabah Sampai Ahir),” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR