Militer Philipina Temukan 2 Paspor WNI di Marawi

Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono, Selasa (6/6/2017) berikan penjelasan adanya 2 Paspor WNI di Marawi

Pasca operasi yang dilakukan oleh Militer di Kota Marawi, Mindanao, Philipina, Tentara Philipina menemukan 2 buah Parpor Warga Negara Indonesia (WNI). Dari kedua Paspor WNI di Marawi tersebut, diketahui bahwa si pemilik berasal dari Tasikmalaya,Jawa-Barat.

Hal itu diungkapkan oleh Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono, Selasa (6/6/2017) di Nunukan. Ari menuturkan hal tersebut setelah pihaknya menerima informasi terkait dari Liaison Officer (LO) TNI AL di Philipina.

Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono, Selasa (6/6/2017) berikan penjelasan adanya 2 Paspor WNI di MarawiKomandan Pangkalan TNI AL Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono

“Keduanya merupakan warga Tasikmalaya dan Paspor tersebut ditemukan di salah satu rumah oleh pihak Militer Philipina pasca operasi,” ungkap Ari.

Dari hasil penelusuran TNI AL di Nunukan dengan Kantor Imigrasi Nunukan, lanjut Ari, kedua orang pemilik Paspor WNI di Marawi atas nama Irsyad Ahmad Darajat (43) dengan nomor paspor B3034921 dan Paspor nomor B2550461 atas nama Ali Al Amin (49) tersebut dipastikan menyebrang ke Malaysia melalaui Imigrasi Nunukan pada 15 November 2016.

“Keduanya juga memiliki tiket pulang ke Indonesia melalui perbatasan Nunukan pada 23 Desember 2016. Namun data di Imigrasi, sampai saat ini kedua orang tersebut tidak kembali lagi,” paparnya.

Tentang keberadaan kedua orang tersebut di Marawi, Ari belum dapat memastikan. Pasalnya hingga sampai saat ini, pihak Aparat Philipina masih melakukan penyelidikan terkait paspor tersebut, apakah pemiliknya terlibat dalam serangan bersenjata yang dilakukan kelompok Maute atau tidak.

Paspor WNI yang ditemukan di MarawiPaspor WNI yang ditemukan di Marawi

“Belum dipastikan apa kepentingan keduanya di sana,” pungkas Ari.

Menyikapi kondisi berkaitan dengan Operasi Militer yang dilakukan Pemerintah Philipina dalam mengambil alih Kota Marawi dari Maute (kelompok militan ya g berafiliasi terhadap ISIS), Pos TNI AL Nunukan melakukan upaya-upaya guna menangkal masuknya Militan simpatisan ISIS dari Philipina, melalui penyiagaan Pasukan di akses masuk wilayah teritorial laut dan counter terorisme melalui sosialisasi kepada masyarakat.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR