Miss Indonesia 2018, Mencari Perempuan Istimewa yang Berkebudayaan

Peserta Miss Indonesia asal Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Budi Ace)

Miss Indonesia 2018 uadalah Miss Indonesia untuk ke empat belas kalinya, akan digelar kembali pada tanggal 22 Februari mendatang. Sari Ayu dan RCTI menjadi tuan rumah dengan menyiapkan kemasan acara yang lebih menarik dan digadang-gadang akan memukau penonton. Dan yang terpenting, ujung dari Miss Indonesia adalah pemenang pertamanya akan mengikuti kompetisi internasional ‘Miss World’ 2018.

“Kita patut berbangga dengan prestasi perempuan Indonesia yang berhasil memenangkan fasttrack beauty with a purpose dalam ajang Miss World 4 tahun secara beruntun,” terang Liliana Tanoesoedibjo selaku Chair Woman. of Miss Indonesia Organization.

Menurut Liliana, yang merupakan istri dari Hary Tanoesoedibjo, CEO RCTI, pencapaian tersebut merupakan pencerminan kualitas Perempuan Indonesia di mata dunia. Sejumlah 34 peserta Miss Indonesia, memasuki masa karantina sejak tanggal 10 – 23 Februari 2018, untuk mendapat pembekalan diri untuk mengasha kemampuab dan bakat mereka, agar tak hanya memiliki paras cantik, tapi juga kepribadian yang menarik serta memiliki kepedulian sosial.

“Ada empat kriteria utama untuk menjadi pemenang Miss Indonesia, yakni perempuan dengan kualifikasi, Smart, Social, Manner and Beuaty,” simpul Liliana.

Ketika indeksberita.com menanyakan, “Bagaimana dengan kriteria culture, yang merupakan karakteristik Indonesia dengan keragaman budaya, dibanding negara lainnya?”

“Culture atau kebudayaan, dengan sendirinya menjadi elemen penting dalam Miss Indonesia. Boleh jadi, kebudayaan menjadi kriteria ke-lima yang harus dimiliki perempuan Indonesia untuk menjadi pemenang Miss Indonesia,” pungkas Liliana, sembari mengingatkan bahwa Malam Puncak Miss Indonesia 2018, akan disiarkan secara live oleh RCTI, pada Kamis, 22 Februari 2018, mulai pukul 21.00 WIB.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR