Moamar Emka : Di Jakarta Ada 300 Hotel yang Memiliki Konsep Serupa Dengan Alexis

Foto Moamar Emka, pengamat Gaya Hidup sekaligus Penulis Buku Jakarta Undercover mengungkapkan ada ratusan hotel dan memiliki konsep serupa dengan Alexis di Jakarta (dokumen)

Melalui Surat bernomor 6866/-1.858.8 , Pemprov DKI resmi tidak memperpanjang lagi beroperasinya Alexis Hotel. Hal itu dilakukan oleh Pemprov DKI terhadap Hotel yang beralamat di Jl.R.E Martadinata No 1, karena disinyalir menjadi ajang praktik Prostitusi. Tetapi di Jakarta masih banyak hotel yang memiliki konsep serupa dengan Alexis, jadi tindakan Pemprov DKI belum tentu efektif.

Hal tersebut dinyatakan oleh pengamat gaya hidup sekaligus penulis Buku Jakarta Undercover, Moamar Emka. Ia mengungkapkan bahwa Alexis bukanlah satu-satunya Hotel atau tempat hiburan malam yang menyediakan konsep ‘One Concept Entertainment’. Ia mensinyalir ada ratusan tempat hiburan serupa Alexis yang beroperasi di ibu kota.

Menurut Emka, setidaknya ada sekitar 300 hotel yang memiliki konsep serupa dengan Alexis di Jakarta. Terkait hal tersebut, Emka mengatakan, jika izin usaha Alexis tak diperpanjang, Gubernur DKI pun harus mempertimbangkan menutup tempat hiburan serupa lainnya.

“Itu lebih dari 300 tempat yang punya griya pijat dan saunanya. Ini yang harus dipikirkan langkah berikutnya seperti apa,” papar Emka saat mengisi acara disebuah Televisi Swasta , Senin (30/10/2017).

Oleh karena itu, Emka meminta agar Gubernur DKI, Anies Baswedan, tak hanya menjadikan Alexis sebagai patokan untuk menutup tempat yang diduga sarang prostitusi di Ibu Kota. Menurutnya, komitmen Anies dalam memerangi prostitusi juga harus dibuktikan dengan berani menutup tempat-tempat serupa lainnya.

“Jangan sampai ide penutupan Alexis hanya menjadi polemik demi memenuhi desakan publiik dan janji kampanyenya tanpa terlebih dahulu melakukan riset secara mendalam dengan pembuktian adanya praktik prostitusi,” imbuhnya.

Emka juga menilai bahwa dalam Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Provinsi (PTSP) DKI Jakarta, Edy Junaedi belum secara tegas menulis penutupan Alexis.

Surat tersebut, menurut Emka merupakan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (PDUP) soal Alexis yang baru sebatas pemberhentian penanaman modal usaha. “Itu isinya bahwa pengajuan perpanjangan penanaman modal usaha Alexis belum dapat di proses. Jadi diskusinya biar mengarah pada penutupan Alexis,” ujarnya.

BAGIKAN

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR