Pabrik Jamu PT Nyonya Meneer Dinyatakan Pailit

Indeksberita.com , Semarang – Perusahaan jamu PT Nyonya Meneer dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Oleh Pengadilan, perusahaan jamu ternama itu dinyatakan pailit karena dinilai gagal membayar kewajiban utang terhadap kreditornya.

Menurut Juru bicara PN Semarang M Sainal, gugatan pailit itu sendiri diajukan oleh salah satu kreditor asal Kabupaten Sukoharjo yang bernama Hendrianto Bambang Santoso. Pemohon menyatakan PT Nyonya Meneer tidak memenuhi kewajibannya untuk membayar utangnya sebesar Rp7.04 miliar.

“Sidang putusan permohonan pailit dijatuhkan majelis hakim dalam sidang 3 Agustus 2017 lalu. Putusannya mengabulkan permohonan membatalkan putusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang,” papar M Sainal kepada awak media ,Jumat (4/8/2017) di Semarang.

Dari pembatalan tersebut, lanjut Sainal, maka PT Nyonya Meneer dinyatakan mengalami pailit. Dan atas putusan tersebut, telah ditunjuk kurator untuk menyelesaikan kewajiban Nyonya Meneer kepada para kreditor.

Sementara itu, dilansir dari Semarangpos.com Kuasa hukum serikat pekerja PT Nyonya Meneer, Suyitno, mengatakan akan menunggu hasil verifikasi dari hakim pengawas dan kurator dalam menentukan aset perusahaan.

“Nanti, setelah ada verifikasi dari hakim pengawas dan kurator serta sidang kreditur kami akan menentukan langkah selanjutnya. Kami berharap juga mendapat hak-hak kami karena kami juga merupakan kreditur,” papar Yitno.

Sebagai kreditur, lanjut Yitno, karyawan merasa karena memiliki hak-hak normatif yang hinggi kini belum dibayarkan oleh perusahaan. Hak-hak itu antara lain gaji selama satu tahun terakhir, BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Hari Tua (JHT) yang seharusnya cair pada November 2011, serta THR tahun 2016 dan 2017.

“Hak-hak kami banyak yang masih belum dibayarkan. Tapi, setelah putusan sidang ini kami mau menuntut ke mana?” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR