PAN Siapkan Calon Kejutan untuk Saingi Ahok

Siapa yang akan diusung Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pilkada Jakarta 2017? Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pihaknya akan memberi kejutan dan telah menyiapkan kandidat sebagai pesaing gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kami sudah menyiapkan kandidat. Jadi tunggu tanggal mainnya, kita akan berikan kejutan yang tidak terduga,” kata dia ketika berkunjung ke kampus IAIN Imam Bonjol di Padang, Jumat (16/9).

Menurut dia, kandidat yang diusung PAN untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta adalah seorang tokoh yang tidak seorang pun bisa mengira-ngira, tokoh tersebut akan menjadi saingan berat bagi Ahok.

“Sekitar tanggal 20-an September kita akan mengajukan kandidat tersebut,” kata dia.

Ia mengatakan kandidat yang diusung tersebut merupakan hasil koalisi dengan beberapa partai politik.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo menyatakan partainya mendukung Rizal Ramli untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

Ia menyambut kedatangan Rizal Ramli di kantornya, dan menyatakan partainya mendukung bekas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu karena menilai pemikirannya berpihak kepada rakyat.

“PAN bagian dari inisiator Koalisi Kekeluargaan, akan mendukung Rizal Ramli agar menjadi kandidat Gubernur DKI Jakarta,” kata dia.

Eko mengatakan dia akan menginformasikan kepada partai-partai di Koalisi Kekeluargaan bahwa Rizal Ramli merupakan salah satu kandidat yang layak menjadi calon gubernur DKI Jakarta.

Selain itu, Eko juga menyatakan Rizal Ramli sebagai tokoh yang bersih, berani, dan memiliki riwayat kepemimpinan yang baik, sehingga pantas mencalonkan diri pada pemilihan orang nomor satu ibu kota.

Sementara Rizal Ramli menyebut PAN sebagai partai yang memiliki mental pemenang.

“PAN salah satu anggota koalisi kekeluargaan, tapi mentalnya pemenang. Ambil inisiatif, ambil risiko, ambil terobosan,” kata dia.

Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta akan membuka pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari partai politik mulai 21 hingga 23 September 2016.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR