Panel Surya di Bendungan Jatibarang, Percontohan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Pemasangan panel surya di Bendungan Jatibarang Semarang, sebanyak 936 buah dan berukuran 1,6 meter x 1 meter, dipasang pada lereng utara. Foto Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Kementerian PUPR telah melakukan pemasangan panel surya di Bendungan Jatibarang, Kota Semarang, Jawa Tengah pada tahun 2017. Panel surya sebanyak 936 buah dan berukuran 1,6 meter x 1 meter, dipasang pada lereng utara bendungan

Kapasitas listrik terpasang yang dihasilkan dari panel surya yang dipasang disekitar Bendungan Jatibarang sebesar 304,2 kilowatt-peak (kWp) atau setara 291.000 kilowatt-jam (kWh) per tahun. Kapasitas terpasang tersebut, menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dapat memenuhi kebutuhan operasional bendungan.

“Dengan demikian sumber listrik untuk operasional bendungan dapat disediakan secara mandiri. Pembangunan panel surya di Bendungan Jatibarang ini merupakan proyek percontohan dalam rangka mengoptimalkan aset bendungan,” kata Menteri Basuki.

Pembangunan panel surya akan direplikasi penerapannya di bendungan lainnya sehingga memenuhi kebutuhan listriknya sendiri untuk operasi bendungan.

Keunggulan PLTS di Bendungan adalah tidak memerlukan pembebasan lahan sehingga bisa dibangun dengan cepat, mudah dalam pemeliharaan, dan bisa diintegrasikan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH). Listrik yang dihasilkan dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional waduk dan kelebihan daya yang ada akan diserahkan kepada PLN.

Proses pemasangan panel Surya di Bendungan Jatibarang
Proses pemasangan panel Surya di Bendungan Jatibarang

Bendungan Jatibarang memiliki kapasitas tampung 20,4 juta m3. Pemasangan panel surya pada bendungan yang lebih besar seperti Bendungan Jatigede dengan kapasitas tampung 979 juta m3 akan berpotensi untuk menghasilkan listrik yang lebih besar pula.

Selain untuk operasional bendungan, ketersediaan listrik juga dapat menunjang pengembangan potensi wisata misalnya dengan pembuatan lampu dan air mancur hias yang membutuhkan sumber daya listrik relatif besar.

Seperti di Bendungan Jatibarang, selain memberikan manfaat suplai air irgasi dan air baku, pemandaan sekitar bendungan sangat bagus sehingga kini menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Semarang. Daya tarik lainnya adalah adanya obyek wisata Goa Kreo yang dihuni oleh satwa terutama kera.

Untuk pengembangan lebih lanjut, Kementerian PUPR akan menggandeng Kementerian ESDM sebagai dukungan terhadap program pengembangan Energi Baru & Terbarukan dan Kementerian BUMN yang membawahi perusahaan listrik PT. PLN untuk kerjasama pengoperasian PLTS.

Beberapa Bendungan lain di Jawa Tengah yang memiliki potensi untuk pemasangan panel surya yakni, Bendungan Lalung dan Bendungan Delingan di Karanganyar dengan potensi masing-masing 1000 kWp.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR